Perkuat Karakter Religius Siswa, SMPN 1 Pamekasan Dirikan Pesantren Nurul Aziz di Lingkungan Sekolah

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah santri Nurul Aziz SMPN 1 Pamekasan bersama-sama membaca surat Al-Waqiah. (ISTIMEWA)

Sejumlah santri Nurul Aziz SMPN 1 Pamekasan bersama-sama membaca surat Al-Waqiah. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah terus dilakukan dengan berbagai inovasi. Salah satunya dilakukan SMPN 1 Pamekasan yang memilih langkah progresif dengan mendirikan pesantren di dalam lingkungan sekolah. Pesantren tersebut diberi nama Nurul Aziz.

Kepala SMPN 1 Pamekasan, Jamil, menegaskan bahwa keberadaan pesantren menjadi bagian dari upaya serius sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak dan memiliki pondasi religius yang kuat.

Menurutnya, perkembangan zaman yang begitu cepat membawa dampak signifikan terhadap perilaku remaja. Karena itu, diperlukan ruang pembinaan yang lebih intensif agar siswa tetap berada pada jalur positif.

“Zaman sekarang ini perubahannya sangat cepat. Kami ingin siswa memiliki lebih banyak kegiatan positif, salah satunya melalui pesantren ini,” ujarnya.

Baca juga :  Gotong Royong Bangkit di Desa Panyepen, Warga dan TNI Bahu Membahu Sukseskan TMMD ke-129

Sekolah yang berlokasi di Jalan Abdul Aziz, Kelurahan Jungcangcang itu menjadikan pendidikan agama sebagai prioritas.

Jamil menilai, pembelajaran agama di kelas formal yang hanya berlangsung sekitar tiga jam belum cukup memberikan bekal yang maksimal.

“Kalau hanya mengandalkan jam pelajaran di kelas, tentu sangat terbatas. Maka kami hadirkan pesantren sebagai penguatan,” imbuhnya.

Menariknya, SMPN 1 Pamekasan menjadi satu-satunya sekolah negeri tingkat SMP di Kabupaten Pamekasan yang memiliki pesantren di dalam lingkungan sekolah.

Saat ini, tercatat sebanyak 22 siswa laki-laki dari berbagai tingkatan telah menjadi santri.
Berbagai aktivitas keagamaan dijalankan secara rutin.

Mulai dari salat berjamaah, salat tahajud, salat duha sebelum kegiatan belajar, hingga tilawah dan tahfidz Al-Qur’an.
Dukungan dari wali murid pun mengalir deras.

Baca juga :  Dipicu Asmara Tak Direstui, Bentrok Berdarah Tiga Orang Pecah di Sampang

Bahkan, pihak sekolah mengaku mulai melihat perubahan positif dari para siswa, terutama dalam perilaku mereka di lingkungan keluarga.

“Alhamdulillah, orang tua sangat mendukung. Kami juga melihat ada perubahan sikap yang lebih baik ketika mereka di rumah,” jelasnya.

Pesantren yang diberi nama Nurul Aziz itu telah berdiri sejak dua tahun lalu. Dalam pengelolaannya, SMPN 1 Pamekasan menggandeng Pondok Pesantren Nurul Quran Pamekasan.

Kerja sama tersebut menghadirkan sistem pembinaan yang terarah, termasuk dalam hal tenaga pengajar. Pesantren ini diasuh oleh Kyai Dr. Buna’i bersama para ustadz yang kompeten di bidangnya.

Baca juga :  MPLS SDI Al-Munawarah Pamekasan Resmi Ditutup, Tanamkan Karakter dan Akhlak Mulia Sejak Hari Pertama

Dengan demikian, sanad keilmuan para santri tetap terjaga. Pengajaran pun disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing, baik dalam tahfidz maupun kajian keislaman lainnya.

“Kami tidak main-main dalam mengelola pesantren ini. Semua disiapkan secara serius agar siswa benar-benar mendapatkan ilmu agama yang baik,” tegas Jamil.

Ke depan, pihak sekolah berharap jumlah santri terus bertambah dan kualitas pembinaan semakin meningkat. Harapannya, para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang kuat untuk kehidupan bermasyarakat.

“Semoga ke depan semakin berkembang dan memberi manfaat, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga orang tua dan masyarakat,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap
Usaha Kuliner Menjamur, Dinkes Pamekasan Dorong Pengusaha Kantongi SLHS
Hidupkan Ruh Perjuangan M. Tabrani, DKP, AJP, dan KNPI Pamekasan Satukan Pemuda dan Budayawan di Arek Lancor
Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?
Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua
Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Usaha Kuliner Menjamur, Dinkes Pamekasan Dorong Pengusaha Kantongi SLHS

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:17 WIB