PLN UP3 Madura Komitmen Perkuat Keandalan Listrik Kepulauan Raas

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLH Manager UP3 Madura M. Daan Agung Lazuardi saat menemui puluhan mahasiswa dari Pulau Raas, Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

PLH Manager UP3 Madura M. Daan Agung Lazuardi saat menemui puluhan mahasiswa dari Pulau Raas, Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Raas (FPR) mendatangi PLN UP3 Madura, Senin (17/11/2025). Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan terkait keandalan listrik di wilayah kepulauan.

Audiensi yang berlangsung di Aula Trunojoyo PLN UP3 Madura itu menyoroti mandeknya realisasi listrik 24 jam dan dugaan kualitas BBM bermasalah. Kemudian, perlunya penambahan pembangkit berbasis EBT untuk wilayah Raas dan pulau-pulau sekitarnya.

Perwakilan FPR, Imam Suyudi mendesak percepatan perluasan jaringan listrik, penambahan kapasitas pembangkit, serta penempatan teknisi lokal untuk mempercepat penanganan gangguan.

Baca juga :  Selamat!! Inilah 60 Besar Peserta Festival Banjari Habsy Madura Open 2023 Pilihan Dewan Juri

“Masyarakat Raas butuh kepastian. Kami ingin listrik 24 jam betul-betul berjalan, bukan sekadar janji yang terus tertunda,” tegasnya.

PLH Manager UP3 Madura M. Daan Agung Lazuardi menegaskan komitmennya untuk hadir dan bertanggung jawab untuk melayani masyarakat kepulauan.

Daan menyampaikan sejumlah kendala terkait kewenangan pengadaan mesin baru dan kebutuhan dukungan pemerintah dalam pengembangan energi baru terbarukan.

Namun, ia memastikan bahwa PLN terus melakukan pemeliharaan, relokasi mesin layak operasi, hingga mengusulkan tambahan kapasitas menjelang Ramadhan dan Idulfitri.

“PLN UP3 Madura berkomitmen penuh meningkatkan keandalan listrik di kepulauan. Semua masukan FPR kami terima dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada,” ujar Daan Agung Lazuardi.

Baca juga :  Melalui Mimbar Gebyar Pendidikan, Disdikbud Pamekasan Tekankan Pentingnya Kolaborasi

PLN juga mengonfirmasi bahwa perbaikan mesin PLTD Raas telah ditangani oleh PT PLN-MCTN. Saat ini listrik Raas telah kembali normal beroperasi 24 jam.

Terkait isu BBM tercampur, PLN menegaskan akan mengaudit vendor, memperketat pengawasan mutu, serta melibatkan aparat penegak hukum dan Pertamina dalam pengawasan rantai pasok BBM.

Untuk keterbukaan informasi, PLN sepakat membentuk grup WhatsApp yang akan aktif pada 17 November 2025 sebagai kanal komunikasi resmi antara manajemen dan masyarakat Raas.

Audiensi ditutup dengan pembacaan serta penandatanganan Pakta Integritas antara PLN dan FPR. Dalam dokumen itu, kedua pihak sepakat melakukan pengawasan bersama terhadap pemulihan keandalan listrik.

Baca juga :  Mantapkan Niat Maju Pilkada Pamekasan, KH. Kholilurrahman Klaim Didukung Tokoh Pesantren hingga Pengusaha

Termasuk, percepatan audit teknis, pembentukan tim reaksi cepat lokal, dan rencana jangka panjang menuju pembangkit EBT hibrida 24 jam.

“Kami siap berkolaborasi untuk energi yang lebih bersih dan andal bagi Raas. Kepulauan harus merasakan pelayanan yang sama seperti daratan,” tambah Daan. (nda)

Berita Terkait

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti
Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi
Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 
Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia
Dapat Lele Mentah dan Lauk Ungkep, SMAN 2 Pamekasan Tolak Paket MBG dari SPPG Yayasan As-Salman Buddagan
Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers
Al-Banjari dan Muhadharah Darul Abror MAN 1 Pamekasan Bagi-Bagi 300 Bungkus Nasi Takjil
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Pamekasan Tekankan SDM dan Ekonomi Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:51 WIB

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:17 WIB

Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:05 WIB

Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:00 WIB

Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers

Berita Terbaru