Yasmin, Siswi SMAN 1 Pamekasan yang Menyentuh Hati Khofifah Lewat Surat Cinta

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswi SMAN 1 Pamekasan Sabrina Yasmin Firyal Siswanto sedang membaca buku di halaman sekolah (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Siswi SMAN 1 Pamekasan Sabrina Yasmin Firyal Siswanto sedang membaca buku di halaman sekolah (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Siswi SMAN 1 Pamekasan Yasmin Sabet Juara Dua, Kirim Surat Cinta untuk Gubernur Jatim
Menyampaikan aspirasi kepada pemerintah bisa dilakukan dengan berbagai cara dan oleh siapa saja.

Hal itulah yang dilakukan Sabrina Yasmin Firyal Siswanto, siswi SMAN 1 Pamekasan, melalui sebuah surat cinta yang ia tujukan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Lailiyatun Nuriyah, Pamekasan | KLIK MADURA

TERIK matahari siang itu terasa menyengat kulit. Kuda besi putih milik jurnalis Klik Madura melaju menyusuri jalanan beraspal, melewati Jalan Jokotole di Kelurahan Barurambat Timur hingga Jalan Pramuka, Barurambat Kota. Tujuannya satu, menemui seorang siswi berprestasi di SMAN 1 Pamekasan.

Daun-daun kering tampak berguguran tertiup angin. Debu beterbangan di sudut halaman sekolah. Di tengah suasana itu, seorang remaja berseragam pramuka menyambut hangat kedatangan jurnalis Klik Madura.

Baca juga :  Dari Bedah Buku ke Petisi, Karang Taruna dan Rektor Se-Madura Dorong Madura Jadi Provinsi

“Kita ngobrol di halaman sekolah saja, Kak,” ujar Yasmin sambil tersenyum.

Bangku dan meja berbahan semen beton di halaman sekolah menjadi saksi cerita Yasmin tentang pencapaiannya meraih juara dua dalam lomba menulis surat untuk Gubernur Jawa Timur.

Surat yang ia tulis berisi ungkapan terima kasih kepada Khofifah Indar Parawansa atas perhatian terhadap dunia pendidikan di Jawa Timur.

Tak disangka, tulisan sederhana dari siswi kelas XI itu berhasil mencuri perhatian orang nomor satu di Jawa Timur tersebut.

“Lomba itu diadakan langsung oleh Gubernur Jawa Timur. Tentu saya sangat bersyukur bisa mendapat juara,” tutur Yasmin.

Ia mengaku, ide menulis surat itu muncul setelah melihat berbagai program pendidikan yang dinilai membantu pelajar, salah satunya Program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Menurutnya, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan penerima KIP terbanyak, khususnya bagi peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Baca juga :  Sejumlah Jembatan Rusak Parah, Dinas PUPR Pamekasan Usulkan Tiga Proyek Senilai Rp3 Miliar

Fakta tersebut membuat Yasmin kagum terhadap perhatian pemerintah provinsi terhadap pendidikan. Kekaguman itulah yang kemudian ia tuangkan dalam bentuk surat.

Siswi yang hobi membaca dan menulis itu juga mengaku mendapat dukungan penuh dari pembinanya di sekolah, Rizky, yang mendorongnya mengikuti lomba tersebut.

“Saya juga sangat berterima kasih kepada pembina yang selalu mendukung saya dengan baik,” ungkapnya.

Prestasi Yasmin ternyata tak berhenti di lomba menulis surat saja. Berbagai kejuaraan pernah ia raih, di antaranya juara satu lomba esai tingkat Jawa Timur di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan juara satu lomba poster publik MEDDIPS X ARPO Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro tingkat nasional.

Selain aktif di organisasi sekolah, Yasmin juga gemar menulis karya ilmiah, puisi, hingga cerpen. Bahkan, saat ini ia tengah merampungkan sebuah novel.

Baca juga :  Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah

Di balik sederet prestasinya, Yasmin menyimpan harapan besar terhadap dunia pendidikan, khususnya di Madura. Ia berharap fasilitas pendidikan di daerah terpencil dapat lebih diperhatikan dan merata.

Menurutnya, fasilitas belajar yang memadai mampu menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus menuntut ilmu.

“Karena fasilitas pendidikan seperti ruang belajar dan lainnya bisa menjadi penyemangat untuk belajar,” katanya.

Meski dikenal mencintai dunia literasi, Yasmin justru memiliki cita-cita yang berbeda dari hobinya. Setelah lulus nanti, ia ingin melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember dengan mengambil jurusan arsitektur.

“Saya melihat potensi diri saya ada di situ. Semoga cita-cita saya bisa tercapai dan nantinya bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Modal Nekat Tanpa Uang, Pria Asal Sumenep Ini Jadi ‘Raja Ayam’ di NTT
Tim PLN UP3 Madura Menantang Laut Demi Penghijauan Pulau Gili Raja

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 08:45 WIB

Yasmin, Siswi SMAN 1 Pamekasan yang Menyentuh Hati Khofifah Lewat Surat Cinta

Sabtu, 6 September 2025 - 11:35 WIB

Modal Nekat Tanpa Uang, Pria Asal Sumenep Ini Jadi ‘Raja Ayam’ di NTT

Kamis, 30 Januari 2025 - 05:29 WIB

Tim PLN UP3 Madura Menantang Laut Demi Penghijauan Pulau Gili Raja

Berita Terbaru

Jamaah haji Kabupaten Pamekasan sudah berada di dalam bus menuju Asrama Haji Surabaya (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Pamekasan

Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Gagal Berangkat

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:44 WIB