Revitalisasi Sekolah di Pamekasan Bertambah, Mendikdasmen Janji Tambah 20 Titik Baru

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Pamekasan tahun 2026 dipastikan bertambah. Jika sebelumnya hanya enam sekolah yang masuk program bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, kini jumlahnya direncanakan bertambah sebanyak 20 sekolah lagi.

Tambahan tersebut disampaikan langsung usai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melakukan komunikasi dan pendekatan dengan pemerintah pusat saat momentum puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jawa Timur 2026.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, awalnya hanya enam sekolah yang ditetapkan mendapatkan bantuan revitalisasi. Namun, pihak kementerian berkomitmen menambah jumlah sekolah penerima bantuan.

Baca juga :  Rayakan HUT ke-2, RSIA Puri Bunda Madura Berbagi dengan Anak Yatim dan Siapkan Layanan Bedah Gratis Bagi Pasien BPJS

“Pak menteri sudah berjanji ada tambahan 20 gedung sekolah yang akan direvitalisasi,” katanya.

Menurut Kiai Kholil, salah satu sekolah yang menjadi perhatian serius yakni SDN Tamberu 2 Pamekasan. Hingga kini, para siswa di sekolah tersebut masih menjalani proses belajar mengajar di dalam tenda akibat kondisi gedung yang memprihatinkan.

“SDN Tamberu 2 menjadi salah satu yang kami perjuangkan karena kondisi siswanya masih belajar di tenda,” ujarnya.

Orang nomor satu di Pamekasan itu menilai, tambahan revitalisasi sekolah tersebut merupakan hasil dari pendekatan dan komunikasi intensif yang dilakukan Pemkab Pamekasan kepada pemerintah pusat.

Baca juga :  PMB 2026–2027 Dibuka 16 Februari, UIM Targetkan 1500 Mahasiswa Baru

Momentum Hardiknas 2026 di Pamekasan pun dimanfaatkan untuk menyampaikan langsung kebutuhan sejumlah sekolah yang membutuhkan perhatian dan perbaikan gedung.

Kiai Kholil menegaskan, pembangunan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas.

“Pendidikan bukan hanya proses belajar mengajar. Pendidikan adalah upaya menyempurnakan kehidupan manusia, dan hampir seluruh aspek kehidupan itu ditentukan oleh pendidikan,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti memastikan pihaknya akan menambah titik revitalisasi sekolah di Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  478 Mahasiswa dari 16 Prodi Diwisuda, Rektor UIM Tekankan Nilai Islam Tetap Dipertahankan

“Pak bupati menyampaikan saat ini baru enam sekolah yang ditetapkan. Nanti kami tambah menjadi 20 sekolah lagi,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar
SMAN 1 Pademawu Rawat Budaya Lokal Lewat Ekstrakurikuler, Siapkan Wadah Minat dan Bakat Siswa Baru
Butuh Percepatan, Serapan DAK PAUD Baru 27,61 Persen
Evaluasi LKPj APBD 2025, Ketua Dewan Sebut Program Bupati Pamekasan Masih Jauh Panggang dari Api
Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Oknum Pengacara Buron
Mahasiswa KKN UTM Sulap Limbah Tembakau Jadi Biopestisida, Hadirkan Mesin Ekstraksi Ramah Lingkungan
MPLS SMAN 1 Pamekasan Berjalan Sukses, Ditutup Pegelaran Seni dan Parade 28 Ekstrakurikuler
SMAN 4 Pamekasan Tanamkan Integritas Sejak MPLS, Kenalkan 18 Ekstrakurikuler Unggulan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:13 WIB

SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:41 WIB

SMAN 1 Pademawu Rawat Budaya Lokal Lewat Ekstrakurikuler, Siapkan Wadah Minat dan Bakat Siswa Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:12 WIB

Evaluasi LKPj APBD 2025, Ketua Dewan Sebut Program Bupati Pamekasan Masih Jauh Panggang dari Api

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:31 WIB

Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Oknum Pengacara Buron

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:05 WIB

Mahasiswa KKN UTM Sulap Limbah Tembakau Jadi Biopestisida, Hadirkan Mesin Ekstraksi Ramah Lingkungan

Berita Terbaru