Evaluasi LKPj APBD 2025, Ketua Dewan Sebut Program Bupati Pamekasan Masih Jauh Panggang dari Api

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat diwawancara awak media. (KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat diwawancara awak media. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menilai pelaksanaan program Pemkab Pamekasan sepanjang Tahun Anggaran 2025 belum sepenuhnya mencerminkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan.

Penilaian itu disampaikan usai pembahasan Laporan Keuangan dan Pertanggungjawaban (LKPj) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 tuntas di bahas disetiap komisi DPRD bersamaan dengan OPD.

Menurutnya, dari hasil evaluasi yang dilakukan setiap komisi DPRD menunjukkan masih banyak program yang belum mengarah pada target pembangunan. Oleh sebab itu, tahun 2026 harus menjadi momentum untuk mempercepat realisasi program prioritas agar dapat dievaluasi secara optimal pada tahun 2027.

Baca juga :  Tempat Penampungan Sementara 1.213 Pedagang Pasar Kolpajung Diundi

“Pelaksanaan program pada 2025 belum mengarah secara maksimal terhadap program kerja bupati dan wakil bupati. Tahun 2026 harus dimaksimalkan sehingga pada evaluasi 2027 nanti hasilnya sesuai dengan harapan masyarakat Pamekasan,” katanya.

Politikus dari PPP itu menyebut capaian program pemerintah daerah masih sangat jauh dari ekspektasi. Bahkan menurutnya, masyarakat belum merasakan dampak nyata dari berbagai program yang dijanjikan.

“Masih jauh panggang dari api. Artinya, capain kinerja terhadap program yang buat masih belum mencapai separuh,” ujarnya.

Ali Masykur mengatakan bahwa tantangan pada 2026 jauh lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, pemerintah daerah harus menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal daerah.

Baca juga :  Kafa Mart Milik Alumni Ponpes Al Falah Sumber Gayam Resmi Dibuka, Sajikan Kemudahan Berbelanja dan Harga Bersahabat

Ia menjelaskan bahwa efisiensi APBN yang mencapai sekitar Rp200 miliar turut memengaruhi arah gerak pemerintah daerah dalam menjalankan program kerja. Apalagi, penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) juga mengalami penurunan signifikan.

“Tahun lalu DBHCHT masih sekitar Rp112 miliar, sekarang hanya sekitar Rp59 miliar. Artinya tidak sampai 60 persen dari tahun sebelumnya. Ini tentu menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah,” ucapnya.

Legislatif meminta Bupati Pamekasan melakukan kajian ulang terhadap berbagai program strategis yang akan dipersiapkan untuk Tahun Anggaran 2027. Sebab, penyusunan program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar tidak sekadar menjadi target di atas kertas.

Baca juga :  Nahas, Lima Warga Pamekasan Wafat Diduga Akibat Hirup Gas Beracun Sumur Tua

“Bupati harus mengkaji ulang rencana program khusus untuk 2027 yang mulai disusun tahun ini. Pemkab harus benar-benar jeli melihat kekuatan anggaran yang dimiliki agar program yang dirancang realistis dan bisa diwujudkan,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Berita Terbaru