Butuh Percepatan, Serapan DAK PAUD Baru 27,61 Persen

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi IV DPRD Pamekasan saat rapat evaluasi bersama Disdikbud. (KLIKMADURA)

Komisi IV DPRD Pamekasan saat rapat evaluasi bersama Disdikbud. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Serapan anggaran dana alokasi khusus (DAK) PAUD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan masih rendah. Yakni, baru 27,61 persen. Parahnya, indikator penataan distribusi guru juga tercatat belum terealisasi dengan capaian 0 persen.

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Roby Prasetya mengatakan, rendahnya realisasi sejumlah program perlu menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan pada tahun berikutnya dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan setiap anggaran yang telah dialokasikan mampu direalisasikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Ini menjadi perhatian kami. Dana pusat untuk pembangunan PAUD belum terserap maksimal, sementara penataan distribusi guru juga belum berjalan. Kondisi ini perlu dievaluasi bersama agar ke depan pelaksanaannya lebih baik,” katanya.

Baca juga :  Hindari Pemotongan, Masyarakat Disarankan Cairkan Bansos Melalui ATM

Komisi IV juga tengah mendalami sejumlah capaian program lainnya yang dinilai belum optimal. Hasil pendalaman tersebut nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi DPRD sebagai bagian dari pembahasan LKPj APBD 2025.

Termasuk, rekomendasi yang disusun tidak hanya berisi catatan terhadap pelaksanaan program, tetapi juga langkah-langkah perbaikan yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kinerja Disdikbud pada tahun anggaran berikutnya.

“DPRD ingin memastikan seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, hasil evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan ke depan,” ucapnya.

Baca juga :  Pelantikan sekaligus Santunan Anak Yatim The Basco Berlangsung Khidmat

Roby menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan urusan wajib pelayanan dasar yang memerlukan perhatian serius.

Oleh karena itu, setiap program yang telah dirancang harus didukung dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang optimal agar target pembangunan pendidikan di Kabupaten Pamekasan dapat tercapai.

“Yang kami inginkan sederhana, anggaran pendidikan harus berdampak pada peningkatan kualitas layanan. Jangan sampai anggaran tersedia, tetapi program tidak berjalan dan masyarakat yang akhirnya dirugikan,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj
CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari
Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan
Kepala Desa Tiga Kabupaten Adu Skill, PKDI Cup II 2026 Dihelat di SGMRP
Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan
Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan
Kejari Pamekasan Geledah Kantor Setda, Satu Boks Dokumen Proyek Jalan Diamankan
Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:31 WIB

CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:32 WIB

Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan

Berita Terbaru