PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Pamekasan berlangsung sukses dan melahirkan empat tim terbaik dari 16 delegasi sekolah yang ambil bagian dalam kompetisi.
MAN 2 Pamekasan keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati SMAGA B Pamekasan, disusul SMAGA A Pamekasan sebagai juara ketiga dan SMA Negeri 4 Pamekasan di posisi keempat.
Ketua pelaksana Kejurkab KSMI Pamekasan Moh. Azmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada 16 tim delegasi sekolah yang telah berpartisipasi dan mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.
“Terutama kepada 16 tim delegasi sekolah yang telah mengikuti,” terangnya.
Azmi juga memberikan apresiasi kepada seluruh sponsor yang ikut memberikan dukungan sehingga gelaran Kejurkab dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih juga pada sponsor, PT Pegadaian, CV Ayunda, Tangga Seribu, BAHSRA BIP, KM Print, Puri Dewata, Napote Fruid, Silver 21, TIDAR,” sambungnya.
Sementara itu, Sekretaris KSMI Pamekasan Abd Hamid mengatakan, Kejurkab tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarsekolah. Turnamen tersebut juga menjadi bagian penting dalam proses pemantauan dan seleksi atlet yang akan dipersiapkan memperkuat tim Pamekasan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-X.
“Seleksi kami lakukan melalui Kejurkab. Dari sini kami bisa melihat potensi pemain yang layak masuk dalam tim Porprov Jatim ke-X,” katanya.
Menurut Hamid, pertandingan secara langsung memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kemampuan setiap pemain. Aspek yang dapat dipantau meliputi teknik, kondisi fisik, hingga kemampuan membangun kerja sama dalam tim.
“Dengan sistem seleksi melalui kompetisi, tim seleksi lebih mudah memantau kemampuan setiap atlet. Pemain yang memiliki potensi akan kami catat dan dipantau lebih lanjut,” terangnya.
Hamid menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Kejurkab tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan selama kegiatan berlangsung dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan kami. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan,” tukasnya.
Kejurkab KSMI Pamekasan diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perebutan juara. Kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet sepak bola mini potensial yang nantinya dapat membawa nama Pamekasan di ajang yang lebih tinggi. (nda)














