Mahasiswa KKN UTM Sulap Limbah Tembakau Jadi Biopestisida, Hadirkan Mesin Ekstraksi Ramah Lingkungan

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Dempo Barat bersama mahasiswa KKN foto bersama usai meninjau inovasi alat ekstraksi biopestisida ramah lingkungan.

Kepala Desa Dempo Barat bersama mahasiswa KKN foto bersama usai meninjau inovasi alat ekstraksi biopestisida ramah lingkungan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menghadirkan inovasi berupa alat ekstraksi biopestisida berbahan dasar daun tembakau yang tidak terpakai di Desa Dempo Barat.

Inovasi tersebut diharapkan mampu mengubah limbah pertanian menjadi produk ramah lingkungan sekaligus membantu petani mengendalikan hama secara lebih efisien.

Keunggulan inovasi itu terletak pada penggunaan mesin pengaduk otomatis yang dibuat dari bahan tidak terpakai. Teknologi tersebut diklaim mampu memaksimalkan proses ekstraksi nikotin dari daun tembakau tanpa merusak kualitas kimianya.

Baca juga :  Di Hadapan Para Jurnalis Senior, Bos MK Titip Klik Madura

Penggagas inovasi, Akhdan Naufal Baihaqi, mengatakan mesin pemutar tersebut menjadi pembaruan dibanding penelitian sebelumnya. Menurut dia, putaran mesin dapat memecah lapisan jenuh air sehingga proses penarikan zat aktif dari tembakau berlangsung lebih maksimal.

Alat Ekstraksi Biopestisida Tembakau Ramah Lingkungan buatan mahasiswa UTM.

“Mesin pemutar ini merupakan inovasi terbaru yang kami bentuk, kalau diputar itu mesinnya dapat memecah lapisan jenuh pada air sesuai dengan hukum Difusi Fick sehingga penarikan racun nikotin pada tembakau itu bisa maksimal tanpa merusak kualitas kimiannya,” ujarnya.

Baca juga :  Karyawan 128 SPPG Belum Terdaftar BPJS, Bupati Pamekasan Langsung Hubungi BGN

Akhdan menjelaskan, ide tersebut lahir dari banyaknya limbah daun tembakau yang tidak dapat dijual dan belum dimanfaatkan masyarakat. Padahal, limbah tersebut masih memiliki potensi diolah menjadi biopestisida yang lebih aman dibanding pestisida kimia.

Selain memperkenalkan alat, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai proses pembuatan hingga penggunaan biopestisida ekstrak tembakau. Pelatihan itu diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh petani untuk mendukung pertanian berkelanjutan.

Kepala Desa Dempo Barat, Joko Pranoto mengapresiasi inovasi tersebut. Menurutnya, bahan baku biopestisida mudah diperoleh di sekitar desa sehingga biaya produksinya rendah dan berpotensi mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia.

Baca juga :  KBIHU Al-Hilal Berangkatkan 135 Jamaah Haji, Kloter 73 Jadi yang Paling Awal Berangkat

“Saya sangat mengapresiasi temuan-temuan itu. Bahannya mudah didapat di sekitar kita dan biaya pembuatannya rendah. Harapan saya, pestisida ini benar-benar ampuh sehingga bisa membantu para petani,” katanya.

Mahasiswa KKN Kelompok 16 berharap inovasi tersebut dapat mendorong pemanfaatan limbah tembakau menjadi produk bernilai tambah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pertanian yang ramah lingkungan. (nda)

Berita Terkait

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj
CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari
Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan
Kepala Desa Tiga Kabupaten Adu Skill, PKDI Cup II 2026 Dihelat di SGMRP
Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan
Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan
Kejari Pamekasan Geledah Kantor Setda, Satu Boks Dokumen Proyek Jalan Diamankan
Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:31 WIB

CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:32 WIB

Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan

Berita Terbaru