Alokasi DBHCHT Pamekasan Menyusut Jadi Rp59,4 Miliar, OPD Penerima Bertambah

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Perekonomian Setdakab Pamekasan Bachtiar Effendi (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Kabag Perekonomian Setdakab Pamekasan Bachtiar Effendi (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Pamekasan tahun 2026 mengalami penurunan signifikan.

Tahun ini, Pamekasan hanya menerima alokasi sebesar Rp59.435.852.000, jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp112 miliar.

Meski alokasi anggaran menyusut, jumlah organisasi perangkat daerah (OPD) penerima DBHCHT justru bertambah. Jika sebelumnya hanya delapan instansi, tahun ini menjadi sembilan instansi dengan masuknya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pamekasan sebagai penerima baru.

Kabag Perekonomian Setdakab Pamekasan, Bachtiar Effendi mengatakan, sembilan instansi penerima DBHCHT tahun 2026 meliputi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Disperindag.

Baca juga :  Dicap Londo Ireng oleh Presiden Prabowo, Kuli Tinta Kota Bahari Turun Jalan

Kemudian, Dinas PUPR, Diskop UKM Naker, Dinas Sosial, Satpol PP dan Damkar, Dinas Kesehatan, Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan, serta Diskominfo.

“Iya, bertambah Diskominfo di tahun ini,” ungkapnya.

Adapun rincian alokasi DBHCHT yang diterima masing-masing instansi yakni DKPP sebesar Rp5 miliar, Disperindag Rp770.170.000, Dinas PUPR Rp6.021.170.400, Diskop UKM Naker Rp457.100.000, dan Dinas Sosial Rp5 miliar.

Kemudian, Satpol PP dan Damkar memperoleh Rp751.363.800. Sementara Dinas Kesehatan menjadi penerima terbesar dengan alokasi mencapai Rp41.048.674.300.

Sedangkan Diskominfo mendapatkan alokasi Rp137.373.500 dan Bagian Perekonomian Setdakab Pamekasan menerima porsi terkecil sebesar Rp250 juta.

Baca juga :  Menantu di Tambelangan Sampang Sabet Mertua hingga Tewas, Caluk Berlumur Darah Diamankan Polisi

Menurut Bachtiar, anggaran DBHCHT tersebut digunakan untuk mendanai berbagai program kesejahteraan masyarakat, penegakan hukum, serta dua program prioritas daerah. Yakni, Universal Health Coverage (UHC) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi buruh pabrik rokok.

“Sebagian sudah direalisasikan untuk DBHCHT itu. Untuk datanya ada di masing-masing dinas,” katanya.

Ia berharap anggaran DBHCHT yang diterima tahun ini tetap mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Pamekasan meskipun nilainya mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Meskipun anggarannya menyusut, semoga tetap bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Berita Terbaru