Antrean Mengular di Sejumlah SPBU Pamekasan, Pertamina Berdalih Konsumen Datang Bersamaan karena Khawatir Kehabisan

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean mengular di salah satu SPBU di Kabupaten Pamekasan. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

Antrean mengular di salah satu SPBU di Kabupaten Pamekasan. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Pamekasan. Masyarakat terlihat mengantre untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar atau solar.

Antrean panjang tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan BBM bersubsidi di sejumlah SPBU. Bahkan, tingginya konsumsi membuat stok Pertalite di beberapa SPBU sempat lebih cepat terserap.

Menanggapi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM bersubsidi di Pamekasan tetap menjadi perhatian. Penyaluran terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi stok di masing-masing SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengakui pada Selasa (1/9/2026) terjadi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  Dana Mandek, SPPG di Pamekasan Stop Distribusi MBG untuk 2.298 Siswa

Menurut dia, antrean terjadi karena meningkatnya jumlah konsumen yang datang secara bersamaan untuk membeli Pertalite dan Biosolar. Kekhawatiran masyarakat tidak kebagian BBM bersubsidi disebut turut memicu lonjakan konsumsi.

“Antrean terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah konsumen yang datang secara bersamaan karena kekhawatiran tidak memperoleh BBM bersubsidi. Kondisi tersebut menyebabkan konsumsi di SPBU meningkat dan stok Pertalite lebih cepat terserap,” ujarnya.

Berdasarkan hasil monitoring dan klarifikasi Pertamina dengan pihak SPBU, tingginya jumlah konsumen menyebabkan penumpukan kendaraan. Bahkan, stok Pertalite di SPBU sempat habis akibat tingginya permintaan.

Baca juga :  BPBD Pamekasan Minta Warga Pesisir Waspada Banjir Rob

Di sisi lain, Pertamina juga melakukan penyesuaian pengiriman BBM karena pasokan untuk wilayah Pamekasan berasal dari Integrated Terminal (IT) Surabaya. Meski demikian, Pertamina memastikan distribusi terus berjalan.

Ahad mengatakan, pihaknya terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok dan kebutuhan BBM di wilayah Pamekasan. Pertamina juga melakukan optimalisasi pasokan untuk memenuhi kebutuhan di SPBU.

“Kami memahami adanya antrean yang terjadi dan terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok maupun kebutuhan BBM di wilayah Pamekasan. Pertamina memastikan penyaluran tetap berjalan dan melakukan optimalisasi pasokan untuk memenuhi kebutuhan SPBU,” katanya.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Khusus BBM bersubsidi, masyarakat juga diminta menggunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga :  Perempuan di Sampang Bunuh Istri Selingkuhan Gegara Cemburu, Begini Penjelasan dari Sisi Psikologi

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan penggunaan BBM bersubsidi sesuai ketentuan,” tegasnya.

Pertamina mengklaim saat ini operasional SPBU di Pamekasan telah berjalan seperti biasa. Kondisi pelayanan memang masih ramai, tetapi distribusi dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung lancar.

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran distribusi. Upaya tersebut dilakukan agar BBM bersubsidi tetap tersedia dan tersalurkan tepat sasaran.

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau menemukan kendala dalam penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (nda)

Berita Terkait

Harga Tembakau Pamekasan Paling Tinggi Rp75 Ribu per Kilogram, Serapan Capai 16 Ribu Ton
Perkuat Pelayanan Publik, Kanim Kelas II Non TPI Pamekasan Sosialisasikan Layanan Data Keimigrasian
Dua Perempuan Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dalam Sengketa TK ABA IV Pamekasan
Ketua DPRD Pamekasan Soroti Antrean SPBU, Minta Kuota Ditambah dan Pengawasan Diperketat
Rapat Paripurna Tak Capai Kuorum, Saedy Romli Sebut Setiap Anggota Dewan Punya Pertimbangan Politis
Rapat Paripurna Tak Capai Kuorum, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Dewan Utamakan Kepentingan Rakyat
Baru Mulai Dikerjakan, Progres Tahap Dua Puskesmas Bulangan Haji Masih 3,90 Persen
Anggaran Rp3,2 Miliar Sudah Disiapkan, Revitalisasi Empat Sentra PKL di Pamekasan Belum Dimulai

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:59 WIB

Antrean Mengular di Sejumlah SPBU Pamekasan, Pertamina Berdalih Konsumen Datang Bersamaan karena Khawatir Kehabisan

Jumat, 4 September 2026 - 08:50 WIB

Harga Tembakau Pamekasan Paling Tinggi Rp75 Ribu per Kilogram, Serapan Capai 16 Ribu Ton

Kamis, 3 September 2026 - 10:16 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Kanim Kelas II Non TPI Pamekasan Sosialisasikan Layanan Data Keimigrasian

Kamis, 3 September 2026 - 08:52 WIB

Dua Perempuan Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dalam Sengketa TK ABA IV Pamekasan

Kamis, 3 September 2026 - 08:47 WIB

Ketua DPRD Pamekasan Soroti Antrean SPBU, Minta Kuota Ditambah dan Pengawasan Diperketat

Berita Terbaru