Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penanganan kasus penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan terus bergulir. Setelah memeriksa sejumlah pihak yang terlibat, penyidik Satreskrim Polres Pamekasan dijadwalkan memanggil beberapa guru untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada pekan depan.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Yoni Evan Pratama, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa penyegelan lembaga pendidikan tersebut.

Menurutnya, penyidik telah mengumpulkan berbagai informasi dan memeriksa sejumlah saksi, baik dari pihak pelapor maupun terlapor.

“Dan untuk selanjutnya minggu depan kami akan memeriksa guru-guru dari SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan,” terangnya.

Baca juga :  UPT Puskesmas Pademawu Latih Kebugaran 80 Calon Jemaah Haji

IPDA Evan menjelaskan, pihak pelapor dan terlapor juga telah dimintai keterangan. Namun, kepolisian belum dapat menyampaikan secara rinci hasil pemeriksaan yang telah dilakukan karena masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Meski demikian, ia memastikan Polres Pamekasan akan menangani perkara tersebut secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Terkait penyelesaian ini untuk perkembangannya nanti kami informasikan kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan, Ahmad Mahfud, menyatakan seluruh guru yang akan dipanggil penyidik siap memberikan keterangan.

Ia menyebut, sedikitnya empat orang guru diperkirakan akan memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Baca juga :  Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis

“Mereka sudah siap apabila dibutuhkan Polres Pamekasan. Juga sudah saya sampaikan bahwasanya yang melakukan penyegelan itu mantan bendahara yayasan dan mantan ketua yayasan Kunci Ilmu,” ungkapnya.

Mahfud menambahkan, dirinya juga telah lebih dahulu menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Dalam pemeriksaan tersebut, ia dimintai keterangan selama kurang lebih dua jam terkait kronologi dan berbagai hal yang berkaitan dengan penyegelan sekolah.

Ia berharap proses hukum dapat segera menemukan titik terang sehingga aktivitas pendidikan di sekolah tersebut dapat kembali berjalan normal.

Menurutnya, pihak yang paling dirugikan akibat persoalan ini adalah para siswa yang hingga kini masih terdampak oleh terhentinya kegiatan belajar tatap muka.

Baca juga :  Bangun Water Park, Pemdes Taddan Sampang Berharap Ekonomi Masyarakat Meningkat

“Semoga permasalahan ini bisa segera selesai, kami kasihan kepada para murid karena mereka yang terkena imbasnya,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas
Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen

Berita Terbaru