Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswa mengambil PIN di SMAN 2 Pamekasan. (ISTIMEWA)

Sejumlah siswa mengambil PIN di SMAN 2 Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Jumlah rombongan belajar (rombel) untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Negeri di Kabupaten Pamekasan tahun ajaran 2026/2027 dipastikan tidak mengalami perubahan.

Total kuota yang tersedia tetap sebanyak 56 rombel yang tersebar di sembilan SMA Negeri di wilayah setempat.

Kepala Seksi SMA/PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Pamekasan, Khairil Hidayat, mengatakan penetapan jumlah rombel mengacu pada jumlah siswa kelas XII yang lulus tahun ini atau jumlah peserta didik yang diterima pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan arahan pimpinan Cabang Dinas Pendidikan agar kuota penerimaan tahun ini tetap mengikuti pola tahun sebelumnya sambil menunggu pemetaan kebutuhan yang lebih komprehensif.

Baca juga :  Owner Seblak Sakera Isi Kuliah Tamu Seputar Digital Branding di Universitas Islam Madura

“Dan itu juga sesuai anjuran Pak Kacab yang disesuaikan dengan tahun kemarin sambil menunggu pemetaan dari kami. Karena kebetulan Kacabdindik-nya baru, khawatir salah ambil langkah, jadi masih sama dengan tahun kemarin,” jelasnya.

Meski demikian, Khairil mengungkapkan terdapat beberapa sekolah yang telah mengajukan usulan penambahan rombel. Di antaranya, SMAN Galis, SMAN Pakong, SMAN Waru, dan SMAN Pademawu.

Usulan tersebut diajukan karena pada tahun sebelumnya sekolah-sekolah tersebut harus menolak sejumlah calon peserta didik akibat keterbatasan kuota yang tersedia.

Namun, berdasarkan hasil koordinasi dengan pimpinan, seluruh sekolah diminta tetap menggunakan jumlah rombel seperti tahun sebelumnya.

Baca juga :  Gelar Rapat Paripurna Peringatan Harjad ke-493, Ketua Dewan: Pamekasan Harmoni

Penambahan kuota kemungkinan baru akan dipertimbangkan pada tahun ajaran berikutnya setelah dilakukan evaluasi dan pemetaan kebutuhan.

“Insya Allah tahun depan ada penambahan rombel,” ungkap Khairil.

Ia menjelaskan, empat sekolah besar di Pamekasan yakni SMAN 1 Pamekasan, SMAN 2 Pamekasan, SMAN 3 Pamekasan, dan SMAN 4 Pamekasan masing-masing mendapatkan alokasi 10 rombel.

Dengan kapasitas maksimal 36 siswa per rombel, setiap sekolah tersebut dapat menerima hingga 360 peserta didik baru.

Sementara itu, jumlah rombel di sekolah lainnya bervariasi. Bahkan, ada sekolah yang hanya memperoleh dua hingga tiga rombel. Jumlah paling sedikit terdapat di SMAN Pakong dengan dua rombel dan SMAN Waru yang mendapat tiga rombel.

Baca juga :  Lestarikan Budaya Madura, Disdikbud Pamekasan Gelar Seleksi Cipta Seni

Khairil berharap seluruh tahapan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar dan seluruh kuota yang tersedia di masing-masing sekolah dapat terisi sesuai target.

“Semoga berjalan dengan lancar, juga para siswa bisa diterima di sekolah favorit mereka,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Pamekasan, Moh Arifin, memastikan seluruh persiapan pelaksanaan SPMB di sekolahnya telah dilakukan dengan baik.

Saat ini, proses yang berlangsung masih pada tahap pengambilan dan verifikasi PIN. Tahapan tersebut dijadwalkan berakhir pada Rabu (10/6/2026).

“Kami mendapatkan 10 rombel, satu rombel maksimal 36 siswa. Di SMAN 2 Pamekasan sendiri persiapannya semua panitia sudah aman, Insya Allah dipastikan 10 rombel itu terpenuhi,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas
Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan
Jalin Kemitraan dengan 18 Desa, UIM Perkuat Program Desa Binaan Berkelanjutan
Imigrasi Pamekasan Gencarkan Edukasi PMI Prosedural, Tekankan Jalur Resmi Lebih Aman dan Banyak Manfaat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:09 WIB

38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:37 WIB

Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Berita Terbaru