Jalin Kemitraan dengan 18 Desa, UIM Perkuat Program Desa Binaan Berkelanjutan

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UIM, Dr. Ahmad (paling kiri) menyaksikan penandatanganan kemitraan dengan Universitas Islam Madura (UIM) dalam Program Desa Binaan Berkelanjutan. (KLIKMADURA)

Rektor UIM, Dr. Ahmad (paling kiri) menyaksikan penandatanganan kemitraan dengan Universitas Islam Madura (UIM) dalam Program Desa Binaan Berkelanjutan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 18 pemerintah desa resmi menjalin kemitraan dengan Universitas Islam Madura (UIM) dalam Program Desa Binaan Berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi upaya kampus untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.

Rektor UIM, Dr. H. Ahmad, mengatakan bahwa kemitraan dengan 18 pemerintah desa itu merupakan bentuk komitmen kampus agar ilmu pengetahuan dan hasil penelitian tidak berhenti di lingkungan akademik, melainkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Program Desa Binaan Berkelanjutan ini kami rancang sebagai bentuk pengabdian yang berkesinambungan. Kampus tidak hanya hadir untuk melakukan kegiatan sesaat, tetapi menjadi mitra desa dalam menggali potensi, menyelesaikan persoalan, dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Baca juga :  Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Menurutnya, desa memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui pendampingan akademik. Dengan begitu, UIM akan melibatkan dosen, mahasiswa, serta berbagai disiplin ilmu agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu melahirkan inovasi yang aplikatif dan berdampak nyata. Sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa harus menjadi kekuatan dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera,” ujarnya.

Ahmad mengasakan bahwa keberhasilan program tersebut akan diukur dari dampak yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar jumlah program kerja yang terlaksana.

Baca juga :  BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Tetap Berjalan Optimal Selama Libur Lebaran 2025

“Harapan kami, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan desa berbasis potensi lokal. UIM siap menjadi mitra pemerintah desa untuk menghadirkan solusi dan inovasi yang berkelanjutan demi kemajuan masyarakat,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Berita Terbaru