Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua PCNU Pamekasan, K. Zainul Waqus. (KLIKMADURA)

Wakil Ketua PCNU Pamekasan, K. Zainul Waqus. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan mengapresiasi dan menyampaikan dukungan terhadap penutupan sejumlah tempat hiburan yang dilakukan tim gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri, Sabtu (17/10/2026) malam.

Wakil Ketua PCNU Pamekasan, K. Zainul Waqus, mengapresiasi langkah penertiban tersebut. Menurutnya, upaya itu merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar untuk mencegah kemaksiatan di Kabupaten Pamekasan.

“PCNU Pamekasan mengapresiasi dan mendukung penuh atas penutupan beberapa tempat hiburan. Ini merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar dalam rangka mencegah kemaksiatan,” katanya.

Baca juga :  Dandim 0826/Pamekasan Bukber Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergitas TNI dan Jurnalis

PCNU meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan secara rutin dan berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.

PCNU juga berharap tidak ada lagi tempat hiburan yang mengandung kemaksiatan, apalagi Kabupaten Pamekasan sebagai dikenal sebagai Kota Gerbang Salam.

“Pengawasan dan penertiban ini hendaknya tidak hanya dilakukan sekali lalu selesai, melainkan harus ada pengawasan berkesinambungan agar Pamekasan bersih dari perbuatan maksiat dan tindakan yang melanggar hukum Islam,” ucapnya.

Diketahui, sejumlah tempat yang ditutup atau disegel diantaranya Cafe Bintang di Jalan Stadion, Kos Moga Jaya di Jalan Gatot Koco, Cafe King Wan’s di Kelurahan Kolpajung, Hotel & Resto Putri di Jalan Trunojoyo, Cafe Kampung Kita di Jalan Wahid Hasyim, serta Cafe Sambung Roso atau Mahera di Desa Buddagan. (ibl/nda).

Baca juga :  Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Berita Terkait

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Berita Terbaru