Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Azana Hotel tampak megah dan mewah. (AZANA HOTEL FOR KLIKMADURA)

Gedung Azana Hotel tampak megah dan mewah. (AZANA HOTEL FOR KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Memasuki tahun 2026, industri perhotelan nasional memasuki fase pertumbuhan baru. Orientasi bisnis tidak lagi semata mengejar tingkat hunian (okupansi), melainkan bergeser pada penciptaan pengalaman (experience) dan nilai premium.

Segmen resort, villa, boutique hotel, hingga luxury hotel diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan, seiring perubahan perilaku wisatawan global maupun domestik.

CEO Azana Hospitality, Dicky Sumarsono menegaskan, pergeseran tersebut bersifat struktural dan akan terus berlanjut. Menurutnya, pasar perhotelan bukan sedang melemah, melainkan berevolusi mengikuti preferensi konsumen.

“Pasar tidak melemah, tetapi berevolusi. Wisatawan kini lebih sadar nilai, lebih selektif, dan lebih menghargai pengalaman. Kondisi ini membuat segmen resort, villa, dan hotel berkarakter semakin relevan di tahun 2026,” ujarnya.

Baca juga :  Antisipasi Terjadi Huru Hara Saat Pilkada, Polres Pamekasan Tingkatkan Keterampilan Anggota Dalmas

Dari sisi daya beli, sinyal positif datang dari laporan World Travel & Tourism Council (WTTC). Lembaga tersebut mencatat bahwa belanja wisatawan mancanegara (international visitor spending) di Indonesia pada 2025 berada on track mencetak rekor sekitar Rp344 triliun.

Pemulihan belanja ini menjadi katalis penting bagi hotel dengan produk premium, karena segmen tersebut relatif lebih mampu mendorong Average Daily Rate (ADR) dibandingkan hanya mengandalkan volume okupansi.

Sejalan dengan itu, Kementerian Pariwisata juga menargetkan pasar-pasar prioritas periode 2025–2026 melalui pendekatan experience-based tourism serta peningkatan standar ekosistem pariwisata.

Baca juga :  568 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB, Rektor UIM Minta Junjung Tinggi Akhlakul Karimah

Kebijakan ini mendorong permintaan yang lebih tersegmentasi, berkualitas, dan memiliki kecenderungan “worth paying” bagi wisatawan.

Dengan kondisi tersebut, segmen villa, resort, boutique, dan luxury hotel dinilai memiliki peluang besar pada 2026. Namun, keberhasilan di segmen premium ditentukan oleh sejumlah faktor kunci.

“Pertama, product–market fit premium, mulai dari desain properti yang kuat, karakter ruang kamar, privasi dan keheningan, kualitas aroma dan tidur, hingga penerapan konsep restorative rooms yang optimal. Kedua, experience monetization. Ketiga, distribution mix yang sehat,” jelas Dicky.

Ia menekankan bahwa 2026 merupakan momentum penting bagi pelaku industri perhotelan untuk melakukan eksekusi strategi secara serius.

Baca juga :  Polres Pamekasan Kantongi Hasil Audit Investigasi Dugaan Korupsi Gebyar Batik, Akankah Segera Tetapkan Tersangka?

“Tahun ini bukan soal bertahan, melainkan soal positioning. Mereka yang berani bermain di ranah premium dan experience-driven hospitality akan berada di depan ketika pasar tumbuh penuh,” tegasnya.

Dengan strategi yang tepat, Dicky optimistis tahun 2026 berpotensi menjadi salah satu periode paling menjanjikan bagi bisnis perhotelan di Indonesia. Khususnya, bagi pelaku usaha yang fokus pada segmen premium dan berbasis pengalaman.

Sebagai informasi, Azana Hospitality merupakan salah satu jaringan hotel terkemuka di Indonesia yang saat ini mengelola lebih dari 90 properti hotel dengan standar layanan unggulan. (enk/nda)

Berita Terkait

Jelang Ramadan, 2.937 Botol Miras Digilas Habis di Pamekasan, Bupati: Pengusaha Jangan Coba-Coba!
DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Resmikan Kantor Baru, Struktur Pengurus Diperkuat hingga Desa
Raperda Hiburan dan Olahraga Masuk Propemperda 2026
Asrama Ma’had Tibyan Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen Terbakar, Beruntung Tak Ada Korban!
Bupati Pamekasan Apresiasi Buku Merajut Mimpi Madura Provinsi Karya Prengki Wirananda
Dorong Peningkatan IPM, Tim Madura Maju-Unggul Gelar Rakor di Pamekasan
Lima Ruas Jalan di Pamekasan Kembali Diusulkan Masuk Program IJD
27 Dapur MBG di Pamekasan Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 07:21 WIB

Jelang Ramadan, 2.937 Botol Miras Digilas Habis di Pamekasan, Bupati: Pengusaha Jangan Coba-Coba!

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:54 WIB

DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Resmikan Kantor Baru, Struktur Pengurus Diperkuat hingga Desa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:41 WIB

Raperda Hiburan dan Olahraga Masuk Propemperda 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:12 WIB

Asrama Ma’had Tibyan Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen Terbakar, Beruntung Tak Ada Korban!

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:39 WIB

Dorong Peningkatan IPM, Tim Madura Maju-Unggul Gelar Rakor di Pamekasan

Berita Terbaru

Pengendara melintas di halaman Kantor DPRD Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Raperda Hiburan dan Olahraga Masuk Propemperda 2026

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:41 WIB