Target Penerimaan Pajak Tahun ini Tembus Rp 376 Miliar, KPP Pratama Pamekasan Optimistis Bisa Tercapai

- Jurnalis

Senin, 21 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pamekasan membawahi wilayah kerja Sumenep dan Pamekasan dengan total wajib pajak 70 ribu orang. Instansi vertikal itu memikul target penerimaan pajak cukup fantastis.

Yakni, Rp 376 miliar selama tahun 2023. Target tersebut diyakini bisa tercapai jika melihat puluhan ribu wajib pajak yang dibawahi mayoritas taat bayar pajak.

Kepala KPP Pratama Pamekasan Anis Yudoyono menerangkan, pajak yang ditarik adalah pajak pusat. Sejak tiga tahun terakhir, yakni dari tahun 2020 sampai 2022 penerimaan pajak selalu melampaui target.

Baca juga :  KPP Pratama Pamekasan Dorong Masyarakat Taat Pajak dengan Layanan Serba Digital

“Target penerimaan pajak tahun ini semoga bisa kami tunaikan,” harapnya.

Manurut Anis, progres penerimaan pajak tahun ini sangat baik. Terbukti, hingga bulan Juli, penarikan pajak sudah mencapai 50 persen dari target Rp 376 miliar.

“Ya setengah tahun lebih sudah mencapai 50 persen dari target yakni 376 miliar, mudah-mudahan di sisa waktu ini kami bisa mencapai target,” harapnya.

Puluhan ribu wajib pajak yang terdaftar dan aktif terdiri dari wirausahawan, karyawan swasta, karyawan negeri, dan lainnya. Berbagai program dan inovasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.

Baca juga :  Kaum Milenial Madura Gelar Doa Bersama untuk Kemenangan Prabowo-Gibran

Salah satunya, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Pamekasan dan Sumenep. Mengingat, di dua kabupaten itu sangat banyak investor yang masuk dan terikat perizinan dengan pemerintah kabupaten.

“Kami secara berkala bekerja sama dengan pemda dengan saling menukar data, jadi setiap investor akan taat pajak dengan ditegaskan melalui pemberian surat,” ucapnya.

Anis mengklaim, kesadaran wajib pajak dalam menunaikan pembayaran pajak cukup tinggi. Itu terjadi karena edukasi, sosialisasi dan inovasi yang dilakukan KPP Pratama selama ini berjalan dengan baik.

“Jumlah masyarakat yang kurang sadar dalam membayar pajak tidak terlalu banyak, namun itu tugas kami untuk menyadarkan mereka karena terkadang yang tidak sadar bayar pajak disebabkan karena ketidaktahuan,” tuturnya.

Baca juga :  Nasib Ibu Rumah Tangga dan Efek Domino Kenaikan PPN 12 Persen

Anis berharap menyampaikan, KPP Pratama tidak menutup pintu bagi masyarakat jika ada kesulitan dalam persoalan perpajakan. Petugas siap membantu dan memfasilitasi dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Kami berupaya melayani wajib pajak dengan maksimal demi kepuasan kepuasan masyarakat,” tutupnya. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury
Gagal Dibangun Tahun Lalu, Pemkab Pamekasan Kembali Rencanakan Bangun Belasan Saluran Drainase 
Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta
Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter
Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar
Puluhan Siswa di Desa Sana Daja Terdampak Longsor, Menuju Sekolah Harus Tempuh Jalan Hingga 6 Kilometer
Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Longsor Sana Daja, Beri Bantuan Warga Terdampak
Diguyur Hujan Tiga Hari Berturut-turut, Belasan Bangunan di Pamekasan Rusak Berat

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:54 WIB

Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:45 WIB

Gagal Dibangun Tahun Lalu, Pemkab Pamekasan Kembali Rencanakan Bangun Belasan Saluran Drainase 

Senin, 19 Januari 2026 - 13:27 WIB

Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta

Senin, 19 Januari 2026 - 07:42 WIB

Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:17 WIB

Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar

Berita Terbaru

Rekaman CCTV yang memperlihatkan terduga pelaku travel bodong. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta

Senin, 19 Jan 2026 - 13:27 WIB