Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas tengah melakukan pengecekan stok beras di gudang penyimpanan Bulog Sub Divre XII Madura. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Petugas tengah melakukan pengecekan stok beras di gudang penyimpanan Bulog Sub Divre XII Madura. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Perum Bulog Sub Divre XII Madura memastikan ketersediaan beras di gudang dalam kondisi aman. Saat ini, total stok beras Bulog mencapai sekitar 5.000 ton, meningkat 150 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemimpin Cabang (Pinca) Perum Bulog Madura, Ahmad Rofi’i mengatakan, stok tersebut dipersiapkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Termasuk, untuk kebutuhan penyaluran bantuan pangan pemerintah dan stabilisasi pasokan beras di wilayah Madura.

“Stok beras Cabang Madura saat ini sekitar 5.000 ton. Jumlah itu mengalami kenaikan 150 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya, Jumat (10/7/2026).

Baca juga :  Pelaku Pelemparan Bola Tenis Berisi Sabu di Lapas Narkotika Pamekasan Tak Terekam CCTV

Rofi’i mengaku bahwa tingginya kebutuhan penyaluran bantuan pangan membuat Bulog harus mendatangkan pasokan dari luar Madura. Saat ini sekitar 70 persen stok beras yang tersedia berasal dari cabang Bulog di luar Madura.

“Penyaluran bantuan pangan di Madura sangat besar, sehingga kami membutuhkan dukungan pasokan dari cabang lain,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, S. Tabri Munir, mengapresiasi langkah Bulog yang berhasil menjaga ketersediaan stok beras. Namun, berdasarkan pada prakiraan BMKG, musim kemarau kali ini lebih panjang, sehingga berpotensi memengaruhi produksi pertanian.

Baca juga :  Puluhan Tahun Terbengkalai, Pelabuhan Pasean Akan Direhabilitasi, Butuh Anggaran Rp 10 Miliar

“Kami mengapresiasi stok beras saat ini sudah aman. Namun, kita masih belum bisa melihat jaminan keamanan pangan hingga masa panen yang akan datang,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu juga menilai minimnya serapan beras lokal oleh Bulog tidak sepenuhnya disebabkan rendahnya produksi. Menurutnya, banyak petani memilih menyimpan hasil panennya sebagai cadangan lumbung pangan sendiri.

“Petani memang memiliki lumbung sendiri untuk menyimpan hasil panen. Jadi wajar kalau tidak semua hasil panen dijual, sehingga membuat Bulog harus mendatangkan pasokan dari luar pulau,” tandasnya. (ibl/nda).

Baca juga :  Pantai Jumiang Dikelola Tanpa Dana APBD, Bupati Pamekasan Uji Komitmen Pengelola

Berita Terkait

Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas
RSIA Puri Bunda Madura Gelar Perayaan Maulid Nabi, Ra Hamid Amjad: Saya Sangat Bangga!
Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat
1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid
Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan
KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim
Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa
Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Pamekasan Anjlok, dari Rp198 Juta Tinggal Rp40 Juta

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:45 WIB

Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:49 WIB

RSIA Puri Bunda Madura Gelar Perayaan Maulid Nabi, Ra Hamid Amjad: Saya Sangat Bangga!

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:49 WIB

1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan

Berita Terbaru