Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Pamekasan Anjlok, dari Rp198 Juta Tinggal Rp40 Juta

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung sedang membaca buku di perpustakaan daerah Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pengunjung sedang membaca buku di perpustakaan daerah Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Anggaran pengadaan buku untuk Perpustakaan Daerah Pamekasan tahun 2026 menyusut drastis. Jika pada 2025 anggaran yang disiapkan mencapai Rp198 juta, tahun ini nominalnya hanya Rp40 juta.

Penurunan anggaran tersebut diduga tidak lepas dari kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat yang turut berdampak terhadap kemampuan belanja pemerintah daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DKP) Pamekasan, Munapik, mengatakan keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor yang membuat pengadaan buku tahun ini jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.

“Selain memang anggaran di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kecil, yakni hanya Rp550 juta setelah dipotong rutin gaji ASN, PPPK full atau paruh waktu. Maka anggaran itu dibagi untuk sekretariat dan juga tiga bidang,” jelas Munapik.

Baca juga :  Cegah Penyalahgunaan Senpi, Polres Pamekasan Lakukan Pemeriksaan

Sebagai pembanding, pada 2025 pengadaan buku Perpustakaan Daerah Pamekasan mendapat anggaran Rp198 juta. Dana tersebut digunakan untuk membeli sebanyak 2.231 eksemplar dari 1.023 judul buku.

“Iya tahun kemarin ada, dan nilainya memang lebih tinggi dibanding tahun ini,” kata Munapik.

Meski anggaran pengadaan buku tahun ini telah tersedia, hingga kini dana Rp40 juta tersebut belum direalisasikan. DKP Pamekasan masih melakukan inventarisasi kebutuhan buku yang dinilai paling relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Inventarisasi dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator. Di antaranya usulan dari pengunjung, tema buku yang paling banyak dipinjam, hingga buku-buku yang masuk kategori best seller di pasaran.

Baca juga :  Utang-Piutang Berujung Polemik, Warga Pademawu Laporkan Dugaan Perampasan Motor

Langkah tersebut dilakukan agar anggaran yang terbatas tetap dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dengan demikian, buku yang dibeli bukan sekadar menambah koleksi, tetapi benar-benar dibutuhkan dan diminati pembaca.

Munapik memperkirakan pengadaan buku tersebut baru akan direalisasikan pada November mendatang.

“Belum dieksekusi memang, insyaallah November mendatang,” ujarnya.

Menurut Munapik, pengunjung Perpustakaan Daerah Pamekasan berasal dari berbagai kalangan. Namun, mayoritas merupakan pelajar, mahasiswa, serta kalangan anak muda.

Kondisi tersebut menunjukkan perpustakaan masih memiliki peran penting sebagai ruang literasi bagi masyarakat. Karena itu, meski anggaran pengadaan buku tahun ini mengalami penurunan, DKP Pamekasan berharap minat masyarakat untuk membaca tetap meningkat.

Baca juga :  Kepsek SMPN 1 Larangan Belum Pastikan Pemeran Video Asusila Siswanya, Sebut Bisa Jadi Hasil Editan atau AI

“Iya alhamdulillah tingkat literasi di Pamekasan bisa lebih baik. Semoga ke depannya bisa seperti itu,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa
Dua Kali Setubuhi Anak Kandung hingga Melahirkan, Seorang Ayah di Pamekasan Diamankan Polisi
Bejat! Ayah Kandung di Pamekasan Diduga Hamili Anak sampai Melahirkan di Kamar Mandi 
Baru Dua Pekan Tandatangan Kontrak, Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar Disorot DPRD Pamekasan
Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, DPRD Pamekasan Dorong Anggaran Tepat Sasaran
Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan di Tlanakan, Diduga Pengguna Narkoba
DPRD Pamekasan Mulai Bahas Regulasi Pemerintahan Desa, Pilkades Berpotensi Digelar 2027

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Pamekasan Anjlok, dari Rp198 Juta Tinggal Rp40 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:01 WIB

Dua Kali Setubuhi Anak Kandung hingga Melahirkan, Seorang Ayah di Pamekasan Diamankan Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Bejat! Ayah Kandung di Pamekasan Diduga Hamili Anak sampai Melahirkan di Kamar Mandi 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD

Berita Terbaru