Kepsek SMPN 1 Larangan Belum Pastikan Pemeran Video Asusila Siswanya, Sebut Bisa Jadi Hasil Editan atau AI

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi imbauan stop asusila. (Gemini AI)

Gambar ilustrasi imbauan stop asusila. (Gemini AI)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dugaan tindak asusila yang diduga diperankan oleh  pelajar SMPN 1 Larangan Pamekasan menyita perhatian publik. Namun, pihak sekolah menegaskan belum dapat memastikan bahwa sosok dalam video yang beredar merupakan siswanya.

Kepala SMPN 1 Larangan Pamekasan, Hendroyono, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

Ia menekankan, di era teknologi saat ini, kemungkinan manipulasi digital seperti editan maupun kecerdasan buatan (AI) sangat terbuka.

“Kami belum bisa memastikan itu murid kami. Sekarang teknologi sudah canggih, bisa saja itu hasil editan atau AI. Kami menunggu hasil dari kepolisian,” ujarnya.

Menurut Hendroyono, pihak sekolah telah memanggil wali murid yang diduga terkait dan bahkan mendatangi langsung keluarga yang bersangkutan. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan pasti dari pihak orang tua.

Baca juga :  Pamerkan Kesenian Empat Kabupaten Pulau Garam, Pagelaran Semalam di Madura Dapat Apresiasi dari Kemenbud RI

“Wali murid sudah kami panggil, tapi belum ada kejelasan. Jadi kami tetap menunggu hasil resmi dari kepolisian,” tegasnya.

Terlepas dari kasus tersebut, pihak sekolah menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap siswa.

khususnya, terkait penggunaan gawai dan potensi paparan konten negatif.
SMPN 1 Larangan berencana memperketat aturan, termasuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) penggunaan handphone di lingkungan sekolah.

Penggunaan gawai memang telah dilarang, terlebih sekolah telah menyediakan fasilitas kelas digital lengkap untuk menunjang pembelajaran.

Selain itu, penegakan tata tertib juga akan diperkuat. Untuk pelanggaran berat seperti penyalahgunaan narkoba, membawa senjata tajam, hingga tindakan asusila, sanksi tegas berupa pengembalian kepada orang tua akan diberlakukan.

Baca juga :  VIC Season 2 Sukses Lahirkan Talenta Baru di Dunia Tarik Suara

“Kami punya prinsip adab di atas ilmu, mengutamakan benar sebelum pintar. Setiap hari juga ada pesan moral lima menit sebelum KBM dimulai,” jelasnya.

Upaya pembinaan juga dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan puskesmas setempat, guna memberikan edukasi terkait seksualitas dan bahaya pergaulan bebas.

Tak hanya itu, sekolah juga menyediakan 15 kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah positif bagi siswa, mulai dari drumband, band musik, karawitan, hingga kegiatan keagamaan seperti tahfidz, banjari, dan kepesantrenan.

Hendroyono menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan wali murid dalam menghadapi tantangan era digital saat ini. Bahkan, komunikasi intens terus dilakukan untuk menyelesaikan persoalan sekecil apapun yang melibatkan siswa.

Baca juga :  Gelar Seminar Internasional, UIM Hadirkan Habib Alwi Bin Abdullah Alaydrus dari Yaman

“Kami mengajak wali murid untuk aktif berpartisipasi. Masalah sekecil apapun kami komunikasikan agar cepat terselesaikan,” ujarnya.

Ia pun mengimbau para siswa, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam menggunakan gawai serta menjauhi hal-hal negatif yang dapat merugikan masa depan.

“Semoga permasalahan ini segera teratasi dan ada solusi terbaik bagi semua pihak,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Pernah Bongkar Kasus Penggelapan Uang Nasabah Bank Jatim, Eks Kajari Pamekasan Teuku Rahmatsyah Kini Jabat Wakajati Lampung
Disdikbud Pamekasan Gelar UKA, Dorong Lulusan SD Jadi Generasi Qurani
Kasus Asusila Libatkan Siswa SMPN 1 Larangan Belum Dipastikan Bisa RJ
Dua Kali Mangkir, Eks Anggota DPRD Sumenep Terduga Penipuan Rp 1 Miliar Ditangkap Polisi
SPMB Kian Dekat, Lahan SRMP 29 Pamekasan Masih Belum Temui Titik Terang
Puskesmas Tlanakan Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks, Gunakan Metode IVA dan HPV DNA
Takbir Menggema di Pamekasan, Reng Bungkalatan Gelar Aksi Damai Bela Palestina
Polres Pamekasan Amankan Pembuat Video Mesum Pelajar SMP, Pemeran Dipastikan Masih di Bawah Umur

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:32 WIB

Pernah Bongkar Kasus Penggelapan Uang Nasabah Bank Jatim, Eks Kajari Pamekasan Teuku Rahmatsyah Kini Jabat Wakajati Lampung

Sabtu, 18 April 2026 - 12:54 WIB

Disdikbud Pamekasan Gelar UKA, Dorong Lulusan SD Jadi Generasi Qurani

Sabtu, 18 April 2026 - 09:27 WIB

Kepsek SMPN 1 Larangan Belum Pastikan Pemeran Video Asusila Siswanya, Sebut Bisa Jadi Hasil Editan atau AI

Sabtu, 18 April 2026 - 06:21 WIB

Kasus Asusila Libatkan Siswa SMPN 1 Larangan Belum Dipastikan Bisa RJ

Sabtu, 18 April 2026 - 06:02 WIB

Dua Kali Mangkir, Eks Anggota DPRD Sumenep Terduga Penipuan Rp 1 Miliar Ditangkap Polisi

Berita Terbaru