Pemkab Pamekasan Anggarkan Rp483 Juta untuk Survei Jalan, Naik Rp108 Juta dari Tahun Sebelumnya

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas di Jalan Mesigit, Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Pengendara melintas di Jalan Mesigit, Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk kegiatan survei kondisi jalan pada tahun 2026. Nilai anggaran yang digelontorkan bahkan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran survei kondisi jalan tahun ini mencapai Rp483 juta. Jumlah tersebut meningkat sekitar Rp108 juta dibanding tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp375 juta.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Pamekasan, Tri Gunawan, menjelaskan bahwa survei kondisi jalan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan tersebut bertujuan memetakan kondisi seluruh ruas jalan kabupaten dengan total panjang sekitar 1.000 kilometer.

Menurutnya, setiap ruas jalan dianalisis secara detail dengan interval pengamatan per 100 meter. Tim survei akan mencatat berbagai indikator kerusakan, mulai dari jalan berlubang, retak, kondisi bahu jalan hingga berbagai faktor lain yang memengaruhi kualitas infrastruktur.

Baca juga :  Kerugian Negara Dikembalikan, Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Proyek KIHT Pamekasan Dihentikan

“Jadi setiap ruas jalan itu dianalisa per 100 meter. Dicek berapa yang lubang, retak, juga samping jalannya itu dicek dan juga dianalisa,” jelasnya.

Meski dilakukan secara rutin setiap tahun, hasil survei tidak otomatis membuat seluruh jalan rusak masuk daftar perbaikan pada tahun berikutnya.

Data tersebut nantinya akan dikombinasikan dengan sejumlah indikator lain untuk menentukan tingkat prioritas penanganan.

Penentuan skala prioritas dilakukan berdasarkan skor kerusakan yang diperoleh dari hasil analisis lapangan. Ruas jalan dengan tingkat kerusakan tertinggi akan menjadi perhatian utama dalam penyusunan program pembangunan dan pemeliharaan.

Tri mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya sebagian anggaran survei digunakan untuk kegiatan survei Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR). Sementara pada tahun ini seluruh anggaran difokuskan untuk survei kondisi jalan.

Baca juga :  Prengki Wirananda Resmi Pimpin Ikatan Alumni Ilmu Kelautan UTM hingga 2029

“Iya kemarin karena ada survei LHR itu. Sekarang full kondisi jalan,” ujarnya.

Survei tersebut akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Pamekasan yang mencakup 13 kecamatan. Langkah itu dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Menurut Tri, pelaksanaan survei mengacu pada petunjuk teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Karena itu, kegiatan biasanya dilakukan menjelang akhir tahun anggaran, tepatnya sekitar Oktober hingga November.

Data yang dihasilkan dari survei tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program pembangunan infrastruktur pada tahun berikutnya.

Baca juga :  Ikut Rayakan HUT ke-3 Klik Madura, PIJP Tegaskan Soliditas Insan Pers di Pamekasan

“Dan survei jalan ini berbeda dengan penanganan jalan rusak. Karena data yang masuk itu tidak hanya ruas jalan yang butuh penanganan tetapi kondisi jalan yang masih baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ahmad Fauzi, meminta agar kegiatan survei dilaksanakan secara profesional dan menghasilkan data yang benar-benar akurat.

Menurutnya, hasil survei tidak boleh hanya menjadi dokumen administratif semata. Data yang diperoleh harus menjadi dasar utama dalam menentukan arah pembangunan dan pemeliharaan jalan di Kabupaten Pamekasan.

“Hasil survei jalan tersebut tidak boleh sekadar menjadi laporan administratif tetapi harus menjadi rujukan utama perihal kondisi jalan di Kota Gerbang Salam,” tegasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class
Dua Ahli Waris Lahan TK ABA IV Pamekasan Penuhi Panggilan Polres, Sampaikan Kesaksian Dumas ke Polda Jatim
AJP Salurkan Air Bersih di 11 Kecamatan Terdampak Kekeringan
Doanya Menembus Langit, Bang Ali Berangkatkan Angga dan Ibunya ke Tanah Suci Mekkah
Direktur Klik Madura Bekali Pengurus Organisasi Santri SDI Al-Munawwarah Public Speaking
Harga Tembakau Madura Turun, Ternyata Ini Penyebabnya
Hadapi Era Digital, Disdikbud Pamekasan Bentuk 50 Rintisan Sekolah Model
Warga Pamekasan Mengeluh Masuk Desil Tinggi, BPS Ungkap Penentu DTSEN Tak Hanya Pendapatan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:56 WIB

KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class

Minggu, 6 September 2026 - 07:51 WIB

Dua Ahli Waris Lahan TK ABA IV Pamekasan Penuhi Panggilan Polres, Sampaikan Kesaksian Dumas ke Polda Jatim

Minggu, 6 September 2026 - 07:46 WIB

AJP Salurkan Air Bersih di 11 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Minggu, 6 September 2026 - 03:41 WIB

Doanya Menembus Langit, Bang Ali Berangkatkan Angga dan Ibunya ke Tanah Suci Mekkah

Minggu, 6 September 2026 - 01:41 WIB

Direktur Klik Madura Bekali Pengurus Organisasi Santri SDI Al-Munawwarah Public Speaking

Berita Terbaru