Harga Tembakau Madura Turun, Ternyata Ini Penyebabnya

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Her saat menyortir tembakau saat melakukan pembelian. (DOK. KLIKMADURA)

H. Her saat menyortir tembakau saat melakukan pembelian. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Turunnya harga tembakau di Kabupaten Pamekasan tahun ini dipengaruhi oleh melimpahnya stok di sejumlah gudang. Kondisi tersebut terjadi akibat produksi tembakau Madura tahun 2026 diperkirakan mencapai 50 ribu ton.

Pengusaha tembakau, H. Khairul Umam mengatakan bahwa produksi tembakau Madura tahun ini diperkirakan mencapai 50 ribu ton.

Sementara kebutuhan pabrik terhadap tembakau Madura secara nasional hanya sekitar 30 ribu hingga 35 ribu ton dalam setahun. Artinya, terdapat kelebihan produksi sekitar 15 ribu ton dibandingkan kebutuhan pabrik.

“Penyebab harga tembakau lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya karena over stok di semua gudang. Tahun ini jumlah produksi diperkirakan mencapai 50 ribu ton, lebih 15 ribu ton,” kata H. Her sapaan akrabnya.

Baca juga :  Dinilai Prematur, Polres Pamekasan Hentikan Kasus Pencemaran Sungai

Pria dengan sebutan sultan Madura itu mengaku, pembelian tembakau di gudang Bawang Mas miliknya mencapai sekitar 1.500 ton. Namun, ia tetap berkeinginan untuk terus menyerap tembakau petani hingga habis.

Menurutnya, harga tembakau dengan kualitas bagus masih berada di angka cukup tinggi. Untuk jenis tembakau gunung, harga tertinggi mencapai Rp75 ribu per kilogram. Sedangkan harga terendah berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.

“Di gudang saya sudah menyerap 1.500 ton tembakau. Saya berkeinginan membeli tembakau petani hingga tuntas, asalkan ada uang,” ujarnya.

Baca juga :  Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik

Ia mengaku bahwa musim panen tahun ini tetap memberikan keuntungan bagi petani. Hanya saja, keuntungan yang diperoleh tidak sebesar musim sebelumnya karena harga mengalami penurunan.

“Tapi saya kira tahun ini petani untung, meskipun tidak seuntung tahun kemarin. Yang penting petani untung dulu,” ucapnya.

H. Her mengaku, keberadaan pengusaha lokal masih sangat penting untuk membantu menyerap hasil panen petani. Sebab menurutnya, apabila pengusaha lokal tidak melakukan pembelian, stok tembakau di gudang akan semakin menumpuk.

“Bisa dibayangkan, jika pengusaha lokal tidak membeli tembakau, akan seperti apa stok tembakau di gudang,” tuturnya.

Baca juga :  Setahun Jabatan Bupati-Wabup, Ketua Dewan Minta Fokus Reformasi Birokrasi dan Kurangi Seremonial

H. Her menjelaskan bahwa persoalan stok tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Sebab, tembakau yang sudah dibeli tidak langsung seluruhnya dapat diproses menjadi rokok dan semacamnya.

“Tembakau harus didiamkan kurang lebih dua tahun agar bisa dikelola menjadi rokok dan lainnya,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Berita Terbaru