Soroti Aktivitas Tempat Gym, Gabungan Organisasi Ulama Bakal Datangi Bupati Pamekasan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Aktivitas tempat kebugaran tubuh di Pamekasan menjadi sorotan para ulama. Pemicunya, karena laki-laki dan perempuan bercampur di satu tempat. Sementara pakaian yang dikenakan cenderung mengundang syahwat.

Sejumlah perwakilan organisasi ulama yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Pamekasan (GUIP) akan segera mengambil sikap. Salah satunya, dengan mendatangi Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman.

Perwakilan GUIP, Abdul Halim mengatakan, aktivitas di tempat gym sebenarnya sudah lama menjadi perbincangan. Sebab, berdasarkan laporan yang dia terima, laki-laki dan perempuan saat beraktivitas bercampur di satu tempat.

Baca juga :  Puluhan Siswa SMAN 1 Pakong Serius Dalami Ilmu Jurnalistik hingga Public Speaking

Apalagi, pakaian yang dikenakan cenderung mengundang syahwat. Dengan demikian, pemerintah harus turun tangan membuat kebijakan agar aktivitas di tempat kebugaran tubuh itu tidak melanggar norma agama.

“Kami tidak anti investasi, tetapi setiap usaha yang dijalankan harus tetap berpedoman pada norma agama,” katanya.

Pria yang juga Sekretaris Mahkamah Front Persaudaraan Islam (FPI) Pamekasan itu menyampaikan, seluruh ulama yang tergabung dalam GUIP bersepakat mengambil sikap.

Dalam waktu dekat, mereka akan menemui Bupati Pamekasan. Harapannya, ada solusi terbaik agar tempat gym tersebut berjalan sesuai dengan aturan dan norma agama.

Baca juga :  Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, CV Ayunda Perbaiki Akses Jalan Vital di Kelurahan Kowel

Halim menyampaikan, ada beberapa opsi yang sempat muncul. Di antaranya, harus ada tempat terpisah antara laki-laki dan perempuan. Kemudian, opsi lainnya yakni, jadwal gym dipisah.

“Misalnya, siang khusus laki-laki dan malam khusus perempuan. Terserah bagaimana teknisnya, yang penting antara laki-laki dan perempuan tidak bercampur,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Triwulan Kedua Kasus HIV/AIDS Tembus Puluhan Penderita, Hubungan Sesama Jenis Menjadi Penyebab Utama
Indomaret Buka Suara Soal Penolakan Gerai di Panaan, Klaim Sudah Kantongi Persetujuan Tokoh dan Kepala Desa
Pamekasan Jadi Tuan Rumah Harkopnas Jatim Ke-79, Bupati Siap Benahi Koperasi Tak Aktif dan Percepat Koperasi Merah Putih
Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Titik Konsolidasi, Koperasi Didorong Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Daerah
PWI Pamekasan Dukung Langkah Hukum terhadap Hotman Paris, Nilai Ucapan kepada Wartawan Lukai Martabat Pers
Alumni Ponpes se-Palengaan Geruduk Pendapa, Desak Bupati Batalkan Pendirian Indomaret di Desa Panaan
Libatkan Petani hingga Perusahaan Rokok, DKPP Pamekasan Matangkan Penetapan BPP Tembakau
Digischool Resmi Dimulai, Disdikbud Pamekasan Gandeng Klik Madura Perkuat Branding Sekolah Lewat Media Sosial

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:26 WIB

Triwulan Kedua Kasus HIV/AIDS Tembus Puluhan Penderita, Hubungan Sesama Jenis Menjadi Penyebab Utama

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:13 WIB

Indomaret Buka Suara Soal Penolakan Gerai di Panaan, Klaim Sudah Kantongi Persetujuan Tokoh dan Kepala Desa

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pamekasan Jadi Tuan Rumah Harkopnas Jatim Ke-79, Bupati Siap Benahi Koperasi Tak Aktif dan Percepat Koperasi Merah Putih

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:33 WIB

PWI Pamekasan Dukung Langkah Hukum terhadap Hotman Paris, Nilai Ucapan kepada Wartawan Lukai Martabat Pers

Senin, 20 Juli 2026 - 12:26 WIB

Alumni Ponpes se-Palengaan Geruduk Pendapa, Desak Bupati Batalkan Pendirian Indomaret di Desa Panaan

Berita Terbaru