Alumni Ponpes se-Palengaan Geruduk Pendapa, Desak Bupati Batalkan Pendirian Indomaret di Desa Panaan

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah alumni pondok pesantren se-Kecamatan Palengaan bersama tokoh masyarakat berdialog dengan Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, Senin (20/7/2026).

Sejumlah alumni pondok pesantren se-Kecamatan Palengaan bersama tokoh masyarakat berdialog dengan Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, Senin (20/7/2026).

PAMEKASAN | KLIKMADURA – Sejumlah alumni pondok pesantren se-Kecamatan Palengaan bersama tokoh masyarakat mendatangi Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (20/7/2026).

Mereka menyampaikan penolakan terhadap rencana pendirian gerai Indomaret di Desa Panaan yang dinilai mengancam keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Perwakilan alumni pondok pesantren, KH Muhdlar Abdullah, mengatakan kedatangannya bertujuan meminta Pemerintah Kabupaten Pamekasan menghentikan proses pendirian toko ritel modern tersebut. Menurutnya, persoalan itu diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog yang mengedepankan musyawarah.

“Kami minta tidak diteruskan. Kami ingin permasalahan ini diselesaikan dengan cara dari hati ke hati,” katanya.

Baca juga :  Alokasi DBHCHT Pamekasan Terjun Bebas, Pemkab Dihadapkan Dilema BLT dan UHC

KH Muhdlar menjelaskan, sekitar dua dekade lalu para masyayikh dan tokoh masyarakat Palengaan telah bersepakat untuk tidak memberikan ruang bagi berdirinya toko modern di wilayah tersebut. Kesepakatan itu dibuat sebagai bentuk ikhtiar melindungi pelaku UMKM agar tetap mampu tumbuh dan berkembang.

“Ikhtiar kami mengembangkan UMKM masyarakat sekitar. Saya harap pertemuan ini dapat menjadi jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyatakan akan segera meminta klarifikasi terkait proses perizinan pendirian gerai Indomaret. Meski perizinan dilakukan melalui mekanisme perusahaan di tingkat pusat, menurutnya keberadaan gerai tidak dapat dipaksakan apabila mendapat penolakan dari masyarakat.

Baca juga :  Regulasi Belum Turun, Pilkades Terancam Tak Bisa Digelar Tahun Ini

“Mohon saya diberi waktu untuk meminta klarifikasi dulu. Tetapi yang jelas, kalau sudah terjadi seperti ini, Indomaret itu tidak bisa dilanjutkan,” tegasnya.

Pernyataan bupati disambut positif oleh para peserta audiensi. Mereka berharap komitmen tersebut segera diwujudkan melalui langkah konkret agar rencana pendirian gerai ritel modern di Desa Panaan benar-benar dibatalkan. (ibl/nda)

Berita Terkait

Libatkan Petani hingga Perusahaan Rokok, DKPP Pamekasan Matangkan Penetapan BPP Tembakau
Digischool Resmi Dimulai, Disdikbud Pamekasan Gandeng Klik Madura Perkuat Branding Sekolah Lewat Media Sosial
Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Babak Baru, Polisi Segera Periksa Siswa
Pemkab Pamekasan Kejar UHC Prioritas, Tunggakan Premi BPJS Ditarget Lunas Agustus
Komisi IV Pertanyakan Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar RSUD Smart Pamekasan
MPLS SDI Al-Munawarah Pamekasan Resmi Ditutup, Tanamkan Karakter dan Akhlak Mulia Sejak Hari Pertama
MA Tolak Gugatan, Pelapor Desak Polres Pamekasan Usut Dugaan Pemalsuan Sertifikat Pasar Panaguan
Mahasiswa KKN UTM Ikut Lestarikan Tradisi Rokat Buju’ di Dempo Barat, Warga Perkuat Solidaritas Lewat Doa Bersama

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:26 WIB

Alumni Ponpes se-Palengaan Geruduk Pendapa, Desak Bupati Batalkan Pendirian Indomaret di Desa Panaan

Senin, 20 Juli 2026 - 09:43 WIB

Libatkan Petani hingga Perusahaan Rokok, DKPP Pamekasan Matangkan Penetapan BPP Tembakau

Senin, 20 Juli 2026 - 09:07 WIB

Digischool Resmi Dimulai, Disdikbud Pamekasan Gandeng Klik Madura Perkuat Branding Sekolah Lewat Media Sosial

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Babak Baru, Polisi Segera Periksa Siswa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:31 WIB

Pemkab Pamekasan Kejar UHC Prioritas, Tunggakan Premi BPJS Ditarget Lunas Agustus

Berita Terbaru