Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Titik Konsolidasi, Koperasi Didorong Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dr. Endy Alim Abdi Nusa saat sambutan. (KLIKMADURA)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dr. Endy Alim Abdi Nusa saat sambutan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan resmi dibuka, Senin (20/7/2026). Pembukaan ditandai dengan pelaksanaan sarasehan dan temu bisnis koperasi yang diikuti ratusan para pemangku kepentingan koperasi dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Dr. Endy Alim Abdi Nusa, jajaran Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jawa Timur, seluruh kepala dinas yang membidangi koperasi kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta pengurus dan pelaku koperasi.

Pembukaan Harkopnas tahun ini langsung diawali dengan forum sarasehan yang menjadi ruang konsolidasi gerakan koperasi. Forum tersebut membahas penguatan kelembagaan, perluasan kemitraan usaha, hingga strategi meningkatkan daya saing koperasi di tengah perubahan ekonomi.

Baca juga :  Cegah Pelanggaran Etika Anggota Polri, Polres Pamekasan Gelar Sosialisasi Peraturan Disiplin Kepolisian

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dr. Endy Alim Abdi Nusa, mengatakan sarasehan itu menjadi langkah awal menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat posisi koperasi sebagai pilar perekonomian nasional.

Menurutnya, forum tersebut bertujuan memperkuat pemahaman mengenai peran strategis koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, membangun jejaring dan kemitraan usaha antar koperasi maupun dengan dunia usaha, membuka peluang kerja sama bisnis yang saling menguntungkan, sekaligus menjadi ruang diskusi arah kebijakan pengembangan koperasi di Indonesia.

“Harapannya, dari forum ini lahir rekomendasi strategis yang mampu memperkuat ekosistem koperasi di Jawa Timur sehingga koperasi semakin maju dan memiliki berdaya saing kuat,” katanya saat sambutan.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu dan Anak, Bakal Panggil Semua Faskes

Sementara, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan rasa syukur karena Kabupaten Pamekasan dipercaya menjadi tuan rumah Harkopnas ke-79 tingkat Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kesempatan bagi daerah untuk menunjukkan kesiapan dalam mendorong koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Rangkaian Harkopnas tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Berbagai agenda, mulai dari pelatihan hingga temu bisnis sudah disiapkan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas koperasi agar mampu berkembang lebih baik,” ujarnya.

Mantan DPR RI itu mengatakan bahwa Kabupaten Pamekasan memiliki potensi besar berupa koperasi berbasis pesantren. Sekitar 500 pondok pesantren rata-rata telah memiliki koperasi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru.

Baca juga :  RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan

“Kalau sekitar 500 pesantren dan sekolah memiliki koperasi yang terus berkembang, insyaallah itu akan menjadi bibit penggerak peningkatan ekonomi masyarakat di masa mendatang,” ucapnya.

Kholilurrahman menjelaskan bahwa koperasi ke depan harus keluar dari pola lama yang hanya berputar pada urusan simpan pinjam. Koperasi perlu mengambil peran lebih besar dalam mengelola potensi unggulan daerah, seperti tembakau, garam, dan batik, sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Pemkab Pamekasan berkomitmen terus memperkuat pemberdayaan koperasi, khususnya koperasi skala kecil dan menengah, agar menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tndasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Berita Terbaru

Opini

Sumpah Pemuda: Sumpah Generasi Muda Mutatis Mutandis

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:54 WIB