PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puluhan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berada di bawah kepemimpinan Muhammad Taufiq mendatangi Kantor Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pamekasan, Jumat (5/6/2026) malam.
Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan tuntutan agar PSHT yang telah sah secara hukum dapat dilibatkan dalam struktur kepengurusan IPSI setempat.
Para pendekar tersebut PSHT disambut langsung Ketua IPSI Pamekasan, Masrukin, bersama sejumlah pengurus IPSI lainnya.
Perwakilan PSHT, Kusnindar menyampaikan, selama ini pihaknya belum mendapatkan ruang dalam struktur kepengurusan IPSI Pamekasan. Padahal, secara legal organisasi yang mereka naungi telah diakui oleh negara.
“Kami datang untuk menuntut hak agar bisa dilibatkan dalam kepengurusan IPSI. Selama ini yang masuk dalam struktur hanya PSHT kepemimpinan Moerdjoko,” katanya.
Ia mengatakan bahwa PSHT di bawah kepemimpinan Muhammad Taufiq memiliki kedudukan hukum yang sah, sehingga berhak mendapatkan perlakuan yang setara dalam organisasi induk pencak silat tersebut. Pihaknya juga meminta adanya evaluasi dan restrukturisasi kepengurusan IPSI Pamekasan.
Menurutnya, restrukturisasi diperlukan agar atlet-atlet binaan PSHT dapat mengikuti berbagai kejuaraan resmi. Ia juga menuturkan bahwa kepengurusan PSHT kepemimpinan Moerdjoko telah dicabut di tingkat pusat IPSI.
“Kami meminta IPSI Pamekasan melakukan perombakan kepengurusan dan memberikan ruang bagi PSHT kami. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi IPSI Pamekasan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Pamekasan Masrukin menyampaikan, hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi terkait perubahan kepengurusan PSHT dari kepemimpinan Moerdjoko ke Muhammad Taufiq.
“Kami masih menunggu keputusan dan arahan dari IPSI Jawa Timur,” tandasnya. (ibl/nda).













