Baru Dua Pekan Tandatangan Kontrak, Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar Disorot DPRD Pamekasan

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan bangunan Puskesmas Bulangan Haji setelah mulai dikerjakan tahap 2. (DOK. KLIKMADURA)

Penampakan bangunan Puskesmas Bulangan Haji setelah mulai dikerjakan tahap 2. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Pembangunan tahap dua Puskesmas Bulangan Haji (Bulhaj) Pamekasan mulai memasuki pengerjaan fisik setelah kontrak proyek ditandatangani pada Rabu (5/8/2026).

Namun, progres pekerjaan di lapangan menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan Klik Madura hingga Selasa (18/8/2026), belum terlihat aktivitas pembangunan yang signifikan di lokasi proyek tersebut.

Di area Puskesmas Bulangan Haji hanya tampak pagar seng yang mengelilingi bangunan. Sejumlah material seperti semen terlihat berada di dalam area proyek, tetapi tidak tampak pekerja maupun aktivitas pengerjaan fisik saat pantauan dilakukan.

Padahal, proyek pembangunan tahap dua tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp3,9 miliar dan menjadi bagian penting dalam peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifudin membantah jika proyek tersebut tidak berjalan. Ia memastikan pembangunan tahap dua Puskesmas Bulangan Haji tetap berlangsung dan terus dipantau oleh pihaknya.

Baca juga :  BPBD Pamekasan Serahkan Santunan kepada Korban Meninggal Dunia dan Luka Berat Akibat Kebakaran

“Kami selalu pantau setiap perkembangan pembangunan Puskesmas Bulangan Haji itu. Tidak boleh main-main,” tegas dr. Saifudin.

Menurut dia, kontraktor telah melakukan sejumlah persiapan setelah penandatanganan kontrak. Bahkan, pada Jumat (7/8/2026), pihak kontraktor disebut tengah melakukan persiapan untuk memulai pembangunan tahap kedua.

dr. Saifudin menegaskan Dinkes Pamekasan tidak akan tinggal diam apabila pelaksanaan proyek tersebut tidak berjalan sesuai ketentuan.

Pihaknya bahkan siap memberikan teguran kepada kontraktor apabila ditemukan persoalan dalam pengerjaan.

Ia menargetkan pembangunan tahap dua Puskesmas Bulangan Haji harus rampung pada Selasa (15/12/2026). Karena itu, monitoring terhadap progres pekerjaan akan dilakukan secara berkala.

Baca juga :  Ngopi Bareng Ratusan Jurnalis, Kapolres Pamekasan Beri Pesan Menohok!!

“Semoga bisa selesai tepat waktu, kami pastikan semuanya berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.

Sorotan terhadap pelaksanaan proyek tersebut juga datang dari DPRD Pamekasan. Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli meminta kontraktor asal Surabaya, CV Raya Ilmi, memastikan proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan tidak boleh dikerjakan secara sembarangan karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat.

Ia mengatakan Komisi IV DPRD Pamekasan berencana turun langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan proyek secara faktual. Pengawasan dinilai penting agar progres pembangunan di lapangan benar-benar sesuai dengan laporan pelaksanaan proyek.

“Kami akan melakukan sidak secara berkala untuk memantau perkembangan di sana, apalagi ini anggarannya cukup fantastis,” terangnya.

Baca juga :  Yayasan Insan Qurani Indonesia Mewisuda 46 Santri Tahfidz

Saedy menilai pengawasan diperlukan sejak awal agar persoalan dalam pengerjaan proyek dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Dengan begitu, pembangunan Puskesmas Bulangan Haji tidak hanya selesai sesuai batas waktu, tetapi juga memenuhi standar pekerjaan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Klik Madura telah berupaya menghubungi perwakilan CV Raya Ilmi, Arif, untuk meminta keterangan mengenai progres pembangunan tersebut.

Namun, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan respons meski nomor telepon yang dihubungi dalam kondisi aktif.

Pembangunan tahap dua Puskesmas Bulangan Haji kini menjadi perhatian karena selain menggunakan anggaran mencapai Rp3,9 miliar, fasilitas tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. (enk/nda)

Berita Terkait

Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, DPRD Pamekasan Dorong Anggaran Tepat Sasaran
Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan di Tlanakan, Diduga Pengguna Narkoba
DPRD Pamekasan Mulai Bahas Regulasi Pemerintahan Desa, Pilkades Berpotensi Digelar 2027
Sambut HUT ke-65, Bank Jatim Gelar Pemeriksaan Mata dan Salurkan Kacamata Gratis bagi Ratusan Pelajar
Bendera Diturunkan, Kepsek: Semangat Kemerdekaan SMAN 1 Pamekasan Tak Boleh Padam
Perayaan HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Pamekasan Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat
484 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Terima Remisi HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Baru Dua Pekan Tandatangan Kontrak, Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar Disorot DPRD Pamekasan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan di Tlanakan, Diduga Pengguna Narkoba

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10 WIB

DPRD Pamekasan Mulai Bahas Regulasi Pemerintahan Desa, Pilkades Berpotensi Digelar 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Sambut HUT ke-65, Bank Jatim Gelar Pemeriksaan Mata dan Salurkan Kacamata Gratis bagi Ratusan Pelajar

Berita Terbaru

DPRD Sampang menerima audiensi dari DKR dan RSUD dr. Moh. Zyn terkait pasien PAPS. (KLIKMADURA)

Sampang

DPRD Sampang Kawal Hak Pasien PAPS

Kamis, 20 Agu 2026 - 02:04 WIB