Progres Pembangunan SDN Tamberu 2 Pamekasan Capai 90 Persen, November Ditargetkan Rampung

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Kadisdikbud Basri Yulianto saat mengecek pembangunan SDN

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Kadisdikbud Basri Yulianto saat mengecek pembangunan SDN

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Setelah sempat terbelit persoalan sengketa lahan hingga mengganggu kegiatan belajar mengajar, pembangunan gedung baru SDN Tamberu 2 Pamekasan kini mulai menemukan titik terang.

Progres pembangunan sekolah yang berada di wilayah Pantura tersebut telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung pada November 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Basri Yulianto mengatakan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari revitalisasi sekolah yang diajukan kepada pemerintah pusat sejak 2025. Revitalisasi mencakup pembangunan enam ruang kelas baru, pagar, paving, serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

“Pengusulannya itu sudah kami lakukan sejak tahun 2025 kemarin kepada pemerintah pusat. Insyaallah bulan November sudah bisa diresmikan, karena kami targetkan rampung bulan 11,” ungkap Basri, Jumat (2/10/2026).

Baca juga :  Aspirasi Warga Diakomodasi, Dirjen Hubla Setujui Redesign Replacement Pelabuhan Sapudi

Basri menjelaskan, pekerjaan yang tersisa saat ini relatif kecil dan terus dikebut agar dapat selesai sesuai target. Di antaranya pemasangan lantai keramik, pengecatan plafon, serta sejumlah pekerjaan akhir lainnya.

Meski pembangunan gedung baru hampir rampung, revitalisasi kali ini belum mencakup seluruh kebutuhan fasilitas sekolah. Toilet dan perpustakaan belum masuk dalam anggaran pembangunan sehingga direncanakan akan diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan tahun 2027.

“Iya, kekurangannya nanti insyaallah di tahun 2027, semuanya bertahap,” tegasnya.

Gedung baru SDN Tamberu 2 Pamekasan tersebut dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Kecamatan Batumarmar.

Menurut Basri, pemilihan lokasi itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan fasilitas pendidikan berdiri di atas aset yang jelas dan menghindari persoalan lahan di kemudian hari.

Baca juga :  Banjir Rendam 5 Kelurahan dan 1 Desa di Pamekasan, BPBD Sebut Kiriman Lintas Kabupaten

Kepala SDN Tamberu 2 Pamekasan, Angga Dyan Kristiawan mengatakan, pembangunan sekolah sejauh ini berjalan dengan baik dan terus dipantau bersama Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Pengecekan juga dilakukan secara langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan bersama jajaran Disdikbud Pamekasan.

“Harapan kami dari pihak sekolah, dengan adanya gedung baru ini nantinya bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak didik dalam belajar. Sehingga, semangat belajarnya bisa meningkat dan capaian prestasi juga bisa lebih baik ke depannya,” tukas Angga.

Pembangunan gedung baru tersebut menjadi perhatian karena SDN Tamberu 2 sebelumnya sempat menghadapi persoalan sengketa lahan.

Baca juga :  Elysia Flamboyan Gelar Kartini's Fest, Pererat Persatuan dan Wadahi Kesenian

Pada 2024, sekolah tersebut sempat disegel ahli waris dan dibuka kembali setelah dilakukan mediasi, sebelum kembali disegel pada 2025 karena pihak ahli waris menilai penyelesaian persoalan lahan oleh Pemkab Pamekasan belum jelas.

Persoalan tersebut berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Selama masalah lahan belum terselesaikan, siswa dan guru terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di tenda darurat.

Dengan berdirinya gedung baru di atas lahan milik Pemkab Pamekasan, sekolah diharapkan memiliki tempat belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik. Pemerintah juga masih berencana melengkapi fasilitas yang belum terbangun secara bertahap melalui anggaran daerah pada 2027. (enk/nda)

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Berita Terbaru