Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal di Sungai Nangka

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dan aparat kepolisian berada di TKP tenggelamnya siswi SMAN 1 Ambunten di Sungai Nangka, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Sumenep. (KLIKMADURA)

Warga dan aparat kepolisian berada di TKP tenggelamnya siswi SMAN 1 Ambunten di Sungai Nangka, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Sumenep. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Praktik renang dalam kegiatan pembelajaran PJOK di Sungai Nangka, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Sumenep, berujung duka. Seorang siswa kelas X.2 SMAN 1 Ambunten berinisial S (16), warga Kecamatan Ambunten, meninggal dunia setelah tenggelam saat mengikuti kegiatan tersebut, Jumat (2/10/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu, korban bersama sejumlah siswa kelas X.2 didampingi guru PJOK, Nur Kholis, S.Pd., berangkat menuju Sungai Nangka di Dusun Pasar Baru untuk melaksanakan praktik renang.

Setibanya di lokasi, korban bersama beberapa siswa lainnya mulai berenang di sungai. Namun, beberapa menit kemudian, korban diketahui tidak terlihat.

Baca juga :  Peringati 28 Tahun Pengabdian Alumni Akpol 95, Polres Sumenep Kirim 20 Tangki Air Bersih untuk Wilayah Kekeringan

Guru dan warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan warga di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 2,5 meter.

Korban langsung dievakuasi ke tepi sungai dan mendapat pertolongan pertama sebelum dilarikan ke Puskesmas Ambunten.

Setibanya di puskesmas, petugas medis melakukan resusitasi jantung paru (RJP). Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan korban. S kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Ambunten, Polresta Sumenep, mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Petugas juga memeriksa lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui secara lebih jelas kronologi peristiwa tersebut.

Baca juga :  Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Diduga Korupsi BUMDes Fiktif dan Proyek Desa

Kapolsek Ambunten Iptu Edi Sumarno, S.H., bersama personel terkait dan anggota Koramil Ambunten turut mendatangi lokasi kejadian.

Polresta Sumenep mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, agar memperhatikan aspek keselamatan dalam setiap kegiatan yang dilakukan di lingkungan perairan.

Pengawasan yang memadai dan pemahaman terhadap kondisi serta potensi bahaya di sungai dinilai penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

Polresta Sumenep juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut. (nda)

Berita Terkait

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak
DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru
Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean, Diduga Cabuli Anak di Ruang Guru SD
Hadiri Kick Off Peringatan HSN 2026, Bupati Fauzi: Momentum Menghargai Perjuangan Para Syuhada
Buka Turnamen Mini Soccer U-13, Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Sepak Bola Sumenep Dimulai Sejak Bangku SD

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:55 WIB

DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru

Berita Terbaru