Diduga Akibat Tabung Gas Bocor, Kafe di Jungcangcang Pamekasan Terbakar

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran mencoba menjinakkan api yang melalap kafe di Kelurahan Jungcangcang, Kabupaten Pamekasan (SATPOL PP DAN DAMKAR FOR KLIK MADURA).

Petugas pemadam kebakaran mencoba menjinakkan api yang melalap kafe di Kelurahan Jungcangcang, Kabupaten Pamekasan (SATPOL PP DAN DAMKAR FOR KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kebakaran kembali terjadi di wilayah perkotaan Pamekasan. Sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Segara, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota Pamekasan, dilalap si jago merah, Rabu (31/12) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran tabung gas yang kemudian menjalar ke area dapur kafe.

Kapolsek Kota Pamekasan AKP Junairi Tirto Admojo mengatakan, informasi awal diperoleh dari kasir yang saat itu sedang menjaga kafe. Menurut keterangan saksi, api muncul akibat kebocoran tabung gas di dapur.

Baca juga :  Tambah 53 Wamira Mart Baru, Pemkab Pamekasan Gelontorkan Rp 2,5 Miliar

“Api kemudian menjalar ke area dapur kafe. Saksi yang berada di lokasi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. Api hanya membakar sebagian area kafe.

Sementara itu, Kasi Operasional Pengendali Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Zainuddin, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 02.43 WIB. Petugas tiba di lokasi dua menit kemudian.

Baca juga :  Kepemilikan SLHS SPPG Minim, DPRD Pamekasan Ingatkan Pentingnya Kebersihan Dapur MBG

“Proses pemadaman dan pendinginan berjalan lancar. Kami dibantu BPBD Pamekasan, FRPB Pamekasan, serta warga setempat,” katanya.

Zainuddin mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan tabung gas.

“Musibah memang tidak bisa dihindari, tetapi kewaspadaan dapat meminimalkan risiko,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta
Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen
Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 
Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan
Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:46 WIB

24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:48 WIB

Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:32 WIB

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:40 WIB

Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen

Berita Terbaru

Momen Fauzi AS makan bersama Tokoh Madura, Prof. Achsanul Qosasi, H. Khairul Umam (H.Her), Dirut PT Garam dan tamu penting lainnya. (DOK. KLIKMADURA)

Opini

Madura Tidak Pernah Tamat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:42 WIB