Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mohammad Kenzi, bocah lima tahun yang meninggal dunia akibat diserang monyet peliharaan. (KLIKMADURA)

Mohammad Kenzi, bocah lima tahun yang meninggal dunia akibat diserang monyet peliharaan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Warga Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean dihebohkan dengan meninggalnya seorang bocah berusia lima tahun bernama Muhammad Kenzi, setelah diserang seekor monyet peliharaan.

Monyet tersebut diketahui milik Siful, warga setempat. Hewan itu terlepas dari rantai ikatannya dan langsung menyerang secara agresif ketiga bocah yang sedang bermain, yakni Wanda (6), Kanza (7), dan korban Muhammad Kenzi (5).

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat kejadian, korban bersama dua temannya sedang bermain di rumah pamannya.

Baca juga :  Pedagang Sebut Ada Kejanggalan pada Pembagian Kios Pasar Kolpajung, Pamekasan

“Secara tiba-tiba monyet peliharaan itu terlepas dan menyerang tiga anak yang sedang bermain,” katanya.

Menurutnya, Dua anak lainnya berhasil melarikan diri dan menyelamatkan diri dari serangan. Namun nahas terjadi, korban meski sempat berlari masih terkejar hingga akhirnya menjadi sasaran gigitan monyet tersebut.

“Akibat serangan monyet itu, korban mengalami luka robek di bagian paha kanan dan tangan kanan,” ujarnya.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD Waru untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga :  Tenaga Honorer Dihapus, Pemkab Pamekasan Tunggu Petunjuk Pemerintah Pusat

“Korban langsung dibawa ke RSUD Waru, tetapi nyawanya tidak tertolong,” ucapnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Polisi juga masih melakukan pencarian terhadap keberadaan monyet peliharaan agar tidak menimbulkan korban berikutnya. Bahkan, pemilik hewan juga tengah dimintai keterangan.

“Pemilik monyet masih kami periksa, untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian dalam peristiwa ini,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait
Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring
Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026
Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang
Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel
Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIB

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:01 WIB

Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:57 WIB

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:33 WIB

Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang

Berita Terbaru

Ketua DPD Partai Gelora sekaligus Anggota DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli. (DOK. KLIKMADURA)

Opini

Dari Politik Kekuasaan Menuju Politik Perubahan

Minggu, 14 Jun 2026 - 03:37 WIB

Opini

Menata Hati, Meniti Hari-hari

Jumat, 12 Jun 2026 - 04:01 WIB