Benjolan di Selangkangan Bayi Jangan Diabaikan, Dokter RSUD SMART Ungkap Bahaya Hernia

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Spesialis Bedah Anak RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Eva Puspitasari, Sp.BA., M.Ked.Klin. (KLIKMADURA)

Dokter Spesialis Bedah Anak RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Eva Puspitasari, Sp.BA., M.Ked.Klin. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hernia tidak hanya dialami orang dewasa, tetapi juga dapat menyerang bayi dan anak-anak. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti hernia inkarserata hingga strangulata yang dapat membahayakan keselamatan pasien.

Dokter Spesialis Bedah Anak RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Eva Puspitasari, Sp.BA., M.Ked.Klin, menjelaskan hernia inkarserata dan strangulata terjadi ketika usus yang keluar melalui celah hernia tidak dapat kembali ke posisi semula.

Akibatnya, usus terjepit dan berpotensi mengalami kerusakan apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis.

Baca juga :  Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

“Seperti tanda-tandanya kembung, muntah, nyeri hebat yang ditandai dengan anak rewel setiap saat, sampai terjadi kerusakan pada ususnya,” jelasnya.

Menurut dr. Eva, masih banyak masyarakat yang beranggapan hernia pada bayi dapat sembuh sendiri atau cukup dipijat. Padahal, tindakan tersebut justru berisiko memperparah kondisi karena usus yang berada di dalam benjolan bisa mengalami pembengkakan hingga terjepit.

Ia menegaskan, penanganan hernia pada bayi maupun anak umumnya dilakukan melalui tindakan operasi. Namun, waktu pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat keparahan gejala yang muncul.

Baca juga :  Genap Sebulan Pasca Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi GBP 2022, Polres Pamekasan Tak Kunjung Tetapkan Tersangka 

“Kalau benjolannya masih keluar masuk, operasinya bisa direncanakan. Kecuali kalau ususnya sudah terjepit dan muncul tanda-tanda seperti muntah, perut kembung, serta nyeri hebat, maka harus segera dilakukan operasi,” ujarnya.

Karena itu, dr. Eva mengimbau para orang tua agar tidak menunda pemeriksaan apabila menemukan benjolan di area selangkangan bayi atau anak.

Pemeriksaan sejak dini oleh dokter spesialis bedah anak dinilai penting untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat.

“Apabila terdapat benjolan di area selangkangan pada anak-anak dan bayi, segera konsultasikan ke dokter spesialis bedah anak agar segera ditangani dan dilakukan tindakan,” tandasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Diduga Sebar Ujaran Kebencian terhadap NU dan Muassis, Warga Pamekasan Dipolisikan

Berita Terkait

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj
CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari
Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan
Kepala Desa Tiga Kabupaten Adu Skill, PKDI Cup II 2026 Dihelat di SGMRP
Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan
Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan
Kejari Pamekasan Geledah Kantor Setda, Satu Boks Dokumen Proyek Jalan Diamankan
Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:31 WIB

CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:32 WIB

Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan

Berita Terbaru