SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswa mengikuti proses SPMB di SMPN 3 Pamekasan beberapa waktu lalu (ISTIMEWA).

Sejumlah siswa mengikuti proses SPMB di SMPN 3 Pamekasan beberapa waktu lalu (ISTIMEWA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMPN di Pamekasan telah usai. Dari total 34 SMPN hanya dua sekolah yang memenuhi kuota SPMB. Total kuota yang ditetapkan sebanyak 3.840 siswa.

Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Pamekasan Moh. Ridwan mengatakan, dari total 34 SMPN di Pamekasan hanya SMPN 1 dan SMPN 2 Pamekasan yang pagu siswanya terpenuhi. Yakni, jumlah 10 rombel masing-masing terdiri dari 32 siswa.

“Dari 34 sekolah hanya SMPN 1 dan SMPN 2 Pamekasan yang kuota pagunya tercapai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk secara umum jalur penerimaan tidak mengalami perubahan signifikan. Skemanya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yakni, jalur prestasi, afirmasi, mutasi dan domisili.

Baca juga :  Mahasiswa KKN UTM Sulap Limbah Tembakau Jadi Biopestisida, Hadirkan Mesin Ekstraksi Ramah Lingkungan

Kemudian, ada tambahan syarat pada jalur prestasi, yaitu calon peserta didik diwajibkan melampirkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Ridwan tidak menyampaikan secara detail alasan mengenai rendahnya pemenuhan kuota SPMB di 32 SMPN tersebut. Dia hanya menyebut bahwa tidak terpenuhinya kuota siswa itu masih masuk kategori rendah, yakni sekitar satu atau dua rombel di masing-masing sekolah.

“Kalau sekolah-sekolah besar masih mempertahankan kuota, seperti SMPN 1 dan SMPN 2 Pamekasan itu memang sudah 10 rombel sejak tahun-tahun lalu,” terangnya.

Kepala SMPN 3 Pamekasan Hadaie Efendy membenarkan perihal tidak tercapainya kuota pagu SPMB di sekolahnya. Tahun ajaran 2026/2027 SMPN 3 Pamekasan berdasarkan putusan Disdikbud Pamekasan kebagian enam rombel dengan total 192 siswa. Namun hanya tercapai lima rombel.

Baca juga :  Pria Ngaku Wartawan Diduga Peras Kades, Kapolres Pamekasan: Masih Didalami

“Perolehan tahun ajaran 2026/2027 ini terdapat 160 murid. Jadi untuk memenuhi 192 itu kurang 32 makanya disebutkan kurang satu rombel,” jelasnya.

Hadaie menyampaikan, kendala yang dialami oleh SMPN 3 Pamekasan yaitu dikarenakan masyarakat lebih memilih memasukkan anaknya ke pondok pesantren. Kemudian, zonasi sekolah juga menjadi kendala.

“Meskipun kuotatidak terpenuhi kami pastikan proses belajar mengajar dan pelaksanaan MPLS bisa maksimal,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj
CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari
Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan
Kepala Desa Tiga Kabupaten Adu Skill, PKDI Cup II 2026 Dihelat di SGMRP
Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan
Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan
Kejari Pamekasan Geledah Kantor Setda, Satu Boks Dokumen Proyek Jalan Diamankan
Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:31 WIB

CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:32 WIB

Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan

Berita Terbaru