Dokter RSUD SMART Pamekasan: Jerawat Bukan Disebabkan Gorengan atau Jarang Cuci Muka

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Dwi Aryaningrum, Sp.KK. (KLIKMADURA)

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Dwi Aryaningrum, Sp.KK. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Anggapan bahwa jerawat muncul karena terlalu sering mengonsumsi gorengan atau jarang mencuci muka ternyata tidak sepenuhnya benar. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Dwi Aryaningrum, Sp.KK, menegaskan jerawat merupakan penyakit peradangan kronis yang dipengaruhi banyak faktor.

Menurut dr. Dwi, penyebab utama jerawat antara lain penyumbatan kelenjar minyak, infeksi bakteri, peradangan, serta pola hidup yang kurang sehat.

Karena itu, mengaitkan jerawat semata-mata dengan kebiasaan makan gorengan atau jarang mencuci muka merupakan anggapan yang keliru.

Baca juga :  Sedimen Hasil Pengerukan Sungai Jombang Pamekasan Diperjualbelikan 

“Dengan itu wajah berjerawat karena tidak cuci muka dan juga karena sering makan gorengan itu adalah mitos. Itu beberapa faktornya sudah disebutkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jerawat tidak hanya dialami remaja atau orang dewasa. Bayi pun dapat mengalami jerawat yang dikenal sebagai acne infantile, yakni kondisi yang dipengaruhi proses hormonal dari ibu kepada bayi.

Selain menjalani pengobatan, penderita jerawat juga tetap dianjurkan menggunakan sunscreen setiap hari. Tabir surya berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) A dan UV B yang dapat memperparah kondisi jerawat.

Baca juga :  Majelis Hakim PN Pamekasan Nyatakan Supir yang Angkut Tembakau Jawa ke Pamekasan Bersalah

Tak hanya itu, penggunaan pelembap atau moisturizer juga dinilai penting untuk menjaga dan memperbaiki skin barrier, terutama saat menjalani terapi jerawat.

“Bahkan juga untuk kulit berjerawat itu juga butuh pelembab atau moisturizer untuk memperbaiki skin barrier kulit terutama saat terapi jerawatnya itu sendiri,” katanya.

dr. Dwi mengimbau masyarakat segera berkonsultasi ke dokter apabila jerawat terus muncul selama lebih dari enam hingga delapan minggu atau mulai menimbulkan bekas seperti bopeng yang memerlukan penanganan khusus.

“Maka dari itu segera konsultasikan ke dokter,” tandasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Innalillah!! Ketua PCNU Pamekasan KH. Taufik dan Istri Wafat dalam Kecelakaan di Tol Paspro

Berita Terkait

Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas
RSIA Puri Bunda Madura Gelar Perayaan Maulid Nabi, Ra Hamid Amjad: Saya Sangat Bangga!
Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat
1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid
Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan
KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim
Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa
Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Pamekasan Anjlok, dari Rp198 Juta Tinggal Rp40 Juta

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:45 WIB

Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:49 WIB

RSIA Puri Bunda Madura Gelar Perayaan Maulid Nabi, Ra Hamid Amjad: Saya Sangat Bangga!

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:49 WIB

1.600 Peserta Ramaikan Fun Walk RSUD SMART Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Dorong Pelayanan Makin Solid

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan

Berita Terbaru