SPMB SDN Tamberu 2 Terancam Tak Penuhi Kuota, KBM di Tenda Diduga Pengaruhi Minat Pendaftar

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswi SDN Tamberu 2 Pamekasan belajar di bawah tenda akibat sengketa lahan beberapa waktu lalu. (KLIKMADURA)

Sejumlah siswi SDN Tamberu 2 Pamekasan belajar di bawah tenda akibat sengketa lahan beberapa waktu lalu. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SDN Tamberu 2 Pamekasan diperkirakan sulit memenuhi kuota tahun ajaran 2026/2027.

Hingga kini, jumlah pendaftar baru baru mencapai 17 siswa dari pagu satu rombongan belajar (rombel) yang ditetapkan sebanyak 28 siswa.

Kepala SDN Tamberu 2 Pamekasan, Angga Dyan Kristiawan, mengatakan pelaksanaan SPMB telah dilakukan sesuai petunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan. Namun, jumlah pendaftar masih belum memenuhi target yang ditetapkan.

“Iya masih segitu, mudah-mudahan bisa bertambah. Salah satu faktornya mungkin karena kegiatan belajar mengajar masih ada di tenda,” ujarnya.

Baca juga :  Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Dewan Pendidikan Usul Pembentukan Komite Sekolah

Menurut Angga, seluruh kegiatan belajar mengajar hingga saat ini masih berlangsung di tenda darurat. Bahkan, siswa baru yang diterima pada tahun ajaran 2026/2027 juga dipastikan akan mengikuti pembelajaran di lokasi tersebut sembari menunggu pembangunan gedung sekolah baru.

Kondisi itu merupakan dampak dari penyegelan lahan sekolah oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris pada Oktober 2025 lalu.

Sejak saat itu, proses belajar mengajar sempat dipindahkan ke rumah warga sebelum akhirnya berlangsung di tenda darurat hingga sekarang.

Angga berharap pembangunan gedung baru dapat segera direalisasikan pada tahun ini agar aktivitas belajar mengajar kembali berlangsung secara normal.

Baca juga :  Tiga Personel Polres Pamekasan Diberhentikan Tidak Hormat

“Insya Allah dibangun tahun ini. Kami juga kurang paham, tapi semoga saja bisa cepat dikerjakan,” katanya.

Meski belajar dalam keterbatasan, Angga menyebut semangat para siswa tidak pernah surut. Ia juga memastikan proses pembelajaran tetap berjalan lancar dengan dukungan seluruh tenaga pendidik.

“Iya semoga benar-benar bisa dibangun di tahun ini. Pemkab juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi kami,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas
SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa
Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang
Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura
Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional
Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim
Benjolan di Selangkangan Bayi Jangan Diabaikan, Dokter RSUD SMART Ungkap Bahaya Hernia
RSUD Smart Pamekasan Ingin Kelola Parkir Sendiri, Pemkab Minta Fokus Tingkatkan Layanan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:16 WIB

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:37 WIB

SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:21 WIB

Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:33 WIB

Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:12 WIB

Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim

Berita Terbaru