Puluhan Aktivis PMII UIN Madura Geruduk Kantor Bupati Pamekasan, Pertanyakan Kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan aktivis PMII UIN Madura membakar ban di depan Kantor DPRD Pamekasan saat demo terkait MBG. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Puluhan aktivis PMII UIN Madura membakar ban di depan Kantor DPRD Pamekasan saat demo terkait MBG. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura menggeruduk Kantor Bupati Pamekasan, Kamis (12/3/2036).

Kedatangan mereka mempertanyakan kinerja Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pamekasan.

Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya temuan di lapangan terkait dugaan keracunan makanan dan menu MBG yang dinilai tidak layak konsumsi. Bahkan, sejumlah dapur penyedia MBG disebut belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dalam aksinya, massa sempat memaksa masuk ke area kantor bupati hingga terjadi aksi dorong-dorongan dengan aparat kepolisian. Petugas berseragam coklat terlihat kewalahan membendung desakan para demonstran.

Baca juga :  UPT Puskesmas Pademawu Latih Kebugaran 80 Calon Jemaah Haji

Massa akhirnya berhasil masuk dan membakar ban di depan pintu masuk Kantor Bupati Pamekasan sebagai bentuk protes.

Kekecewaan massa semakin memuncak lantaran Satgas MBG maupun Korwil BGN tidak hadir menemui mereka. Justru yang terlihat menemui adalah Sekretaris Daerah Pamekasan, Drs. Taufikurrachman, namun ditolak oleh masa aksi.

Ketua Komisariat PMII UIN Madura, Arisandi menegaskan, kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN di Pamekasan perlu dievaluasi secara serius.

“Kami merasa kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN di Pamekasan perlu dipertanyakan. Keberadaan mereka kami nilai kurang maksimal dalam mengatasi berbagai persoalan di bawah,” kata Ari sapaan akrabnya.

Baca juga :  Geger! MBG di SMAN 3 Pamekasan Ditemukan Ulat, SPPG Berdalih dari Jeruk Busuk

Ari mengungkapkan sejumlah temuan di lapangan. Di antaranya, penolakan program MBG oleh SMAN 2 Pamekasan karena menu yang diberikan dinilai mudah basi, seperti ikan lele mentah dan menu marinasi lainnya.

Selain itu, ia juga menyebut sejumlah kasus MBG bermasalah, mulai dari keracunan siswa di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, pengembalian menu MBG oleh wali murid di Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur, hingga sembilan siswa SDN Toronan 1 Pamekasan yang mengalami keracunan.

“Kasus-kasus ini memicu kekhawatiran masyarakat. Kami mendesak BGN turun tangan langsung untuk mengevaluasi kinerja Satgas MBG di Pamekasan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Kunker di Pamekasan, Wamen IMIPAS Silmy Karim Tekankan Pegawai Imigrasi Fokus Jaga Integritas dan Maksimalkan Pelayanan Publik

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru