DPD Gelora Pamekasan Apresiasi Program MBG, Dongkrak Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan, Mohammad Saedy Romli saat menyampaikan sambutan di acara internal partai. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan, Mohammad Saedy Romli saat menyampaikan sambutan di acara internal partai. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi. Tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan, Mohammad Saedy Romli. Menurutnya, program MBG memiliki efek berantai yang menyentuh berbagai sektor, terutama ekonomi kerakyatan.

“Program ini berdampak pada pengurangan angka pengangguran. Dalam satu dapur MBG saja bisa menyerap sekitar 50 tenaga kerja dengan pembagian tugas yang jelas, mulai dari mencuci bahan, memotong sayuran, memasak nasi, hingga menyiapkan makanan untuk siswa,” ungkap Edy, sapaan akrabnya.

Baca juga :  63 Santri TK Muslimat NU Pamekasan Diwisuda, Diharapkan Mengenyam Pendidikan Tinggi hingga Bergelar Doktor  

Ia menjelaskan, perputaran ekonomi juga terjadi pada sektor rantai pasok bahan pangan, seperti beras, sayuran, dan kebutuhan pokok lainnya yang disuplai dari masyarakat sekitar. Dengan demikian, manfaat program MBG dirasakan lebih luas, tidak hanya oleh penerima makanan.

Edy menegaskan, penilaiannya tersebut bukan semata karena Partai Gelora Indonesia berada dalam koalisi pemerintah. Secara teoritis dan praktis, kata dia, program MBG memang memiliki konsep yang baik dan memberi banyak manfaat, meski di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala.

“Memang ada beberapa masalah seperti keracunan makanan atau makanan basi. Tapi sejauh ini program ini masih berjalan dengan baik dan terus dievaluasi,” ujarnya.

Baca juga :  Kerja Cepat, 8 Fraksi DPRD Pamekasan Periode 2024-2029 Resmi Terbentuk

Ke depan, lanjut Edy, akan diterapkan sistem pemerataan pelaksanaan MBG. Setiap dapur ditargetkan memasak maksimal 2.500 hingga 3.000 porsi per hari. Badan Gizi Nasional (BGN) juga disebut akan lebih fokus pada kualitas dan keamanan pangan.

“BGN saat ini konsen pada kualitas. Keamanan makanan menjadi hal paling penting. Karena itu, akan dilakukan audit bersama Sucofindo, termasuk penerapan standar keamanan pangan dan sistem HACCP,” terangnya.

Anggota DPRD Kabupaten Pamekasan itu menambahkan, hasil audit nantinya akan melahirkan standardisasi dapur dengan klasifikasi A, B, dan C. Klasifikasi tersebut akan berpengaruh terhadap jumlah penerima manfaat serta besaran sewa dapur yang ditetapkan sebesar Rp6 juta per hari.

Baca juga :  Wali Murid SDIT Al-Uswah Ngadu DPRD Pamekasan, Tuntut Keadilan dan Hak Keuangan

“Saya kira pemerintah sudah maksimal dalam menjalankan program ini. Harapannya, MBG bisa terus berlanjut. Namun, jika masih ada mitra atau SPPG yang mengurangi porsi MBG, itu menurut saya sudah masuk kategori tamak,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:41 WIB

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Berita Terbaru