BANGKALAN || KLIKMADURA – Upaya kecil namun berdampak besar kembali ditunjukkan dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir.
Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Ghubatras, UTM bersama DLH Bangkalan menggelar aksi bersih-bersih pantai bertajuk “SHE-BHERSEH Bangkalan” di kawasan Pelabuhan Timur, Desa/Kecamatan Kamal, Minggu (26/4/2026).
Mengusung tema “Satu Langkah Bersih, Seribu Senyum Tercipta”, kegiatan ini tak sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Sejak pagi, puluhan peserta dari berbagai kalangan turun langsung ke lokasi. Mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), hingga pelajar di wilayah Kamal turut ambil bagian dalam aksi tersebut.
Kegiatan diawali dengan persiapan peralatan, kemudian dilanjutkan dengan penyisiran area pesisir. Fokus utama pembersihan adalah sampah plastik, kayu, serta limbah kiriman yang terbawa arus laut ke bibir pantai.
Sampah yang terkumpul dimasukkan ke dalam kantong besar untuk selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Ketua Umum MPA Ghubatras, Sohib, menegaskan, kegiatan tersebut bukan hanya aksi seremonial. Melainkan, bagian dari edukasi lingkungan yang berkelanjutan.
“Saya berharap kegiatan ini dapat memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar dan menjadi edukasi bagi teman-teman untuk lebih peduli terhadap kebersihan, terutama dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas dan instansi menjadi kunci dalam membangun kesadaran bersama menjaga ekosistem pesisir.
Aksi ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan Indonesia bersih dan asri. Lingkungan pantai yang terjaga dinilai tidak hanya berdampak pada kesehatan ekosistem laut. Tetapi, juga berpengaruh langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para nelayan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat digelar secara rutin agar kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan semakin kuat. (fit/nda)













