Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta antusias ikuti kegiatan program grant immunization yang bertempat di balai Desa Panempan, Pamekasan (ANAS/KLIK MADURA).  

Para peserta antusias ikuti kegiatan program grant immunization yang bertempat di balai Desa Panempan, Pamekasan (ANAS/KLIK MADURA).  

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan terus menggenjot capaian imunisasi dasar lengkap yang hingga kini masih berada di angka 87 persen. Berbagai upaya dilakukan agar seluruh anak memperoleh haknya mendapatkan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni menggelar Program Grant Immunization bersama 10 lokus di dua desa di Kecamatan Pamekasan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Desa Panempan, Kamis (23/7), dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, pemerintah desa, hingga organisasi mitra.

Kepala Dinkes Pamekasan dr. Saifudin mengatakan, imunisasi merupakan intervensi kesehatan yang terbukti efektif mencegah berbagai penyakit menular. Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh anak yang diimunisasi, tetapi juga memberikan perlindungan bagi keluarga dan masyarakat secara luas.

Baca juga :  Puluhan Nasabah Pegadaian Datangi Polres Pamekasan, Laporkan Dugaan Penipuan Agen Hozizah

Menurutnya, Program Grant Immunization menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pihak agar tidak ada lagi anak yang tertinggal dari layanan imunisasi.

“Program ini menjadi penguat kolaborasi antara pemerintah, organisasi mitra, tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan cakupan imunisasi,” ujarnya.

Saifudin mengungkapkan, capaian imunisasi di Kabupaten Pamekasan yang masih berada di angka 87 persen berpotensi memicu munculnya kembali Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Di antaranya campak, tuberkulosis (TBC), difteri, tetanus, hingga penyakit menular lainnya.

Baca juga :  Halal Bihalal SPPG Se-Pamekasan, Perkuat Koordinasi dan Cari Solusi Peningkatan Program MBG

Karena itu, Dinkes menargetkan cakupan imunisasi bisa mencapai 100 persen pada tahun ini. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, mulai dari penolakan sebagian masyarakat hingga berbagai kendala di lapangan.

“Kami akan terus berupaya mencapai target tersebut, meskipun tantangannya memang masih ada,” katanya.

Untuk mempercepat pencapaian target, Dinkes meminta seluruh puskesmas meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi sekaligus aktif menelusuri anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Bidan desa dan kader Posyandu juga didorong terus melakukan edukasi serta pendampingan kepada keluarga.

Selain itu, PKK di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa diminta menggerakkan masyarakat agar rutin datang ke Posyandu. Pemerintah desa pun diharapkan memberikan dukungan kebijakan dan pemberdayaan masyarakat agar pelaksanaan imunisasi berjalan optimal.

Baca juga :  RSUD Smart Pamekasan Tambah Kamar Operasi, Telan Anggaran Rp2,8 Miliar

Saifudin juga mengajak seluruh orang tua agar tidak ragu membawa anak ke Posyandu maupun Puskesmas sesuai jadwal imunisasi. Menurutnya, imunisasi merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi.

“Kalaupun ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), tenaga kesehatan akan melakukan pendampingan. Yang terpenting, setiap anak mendapatkan haknya untuk terlindungi dari berbagai penyakit,” tegasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Berita Terbaru