Pemkab Usulkan Perubahan Nama Kabupaten Sumenep ke Kemendagri

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas di pintu masuk Kabupaten Sumenep tepatnya di Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

Pengendara melintas di pintu masuk Kabupaten Sumenep tepatnya di Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo tidak henti-henti membuat gebrakan. Terbaru, dia mengusulkan perubahan nama dari Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan.

Informasi yang dihimpun Klik Madura, pengusulan perubahan nama tersebut sudah diproses ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Saat sekarang, mulai menyiapkan kebutuhan administrasi.

Informan Klik Madura menyampaikan, pengusulan perubahan nama tersebut merupakan keinginan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Bahkan, sebelum periodesasi berakhir, diharapkan perubahan nama itu sudah tuntas.

Menurut dia, perubahan nama dari Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan memiliki banyak manfaat. Salah satunya, untuk pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.

Baca juga :  DPC PKB Sumenep Dipastikan Ganti Nakhoda, KH. Imam Hasyim Tak Masuk Bursa Calon Ketua

Dengan menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan, maka pemerintah pusat bisa mengucurkan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan.

Selama ini, pemerintah pusat tidak bisa berbuat banyak untuk mengintervensi anggaran khusus wilayah kepulauan. Akibatnya, terjadi disparitas pembangunan yang sangat signifikan antara wilayah daratan dan kepulauan.

“Dengan berganti nama, akan lebih banyak anggaran yang bisa diakses untuk mendorong pembangunan di wilayah kepulauan,” katanya.

Menurutnya, perubahan nama kabupaten itu akan menjadi kado indah bagi masyarakat Sumenep, khususnya kepulauan selama pemerintahan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca juga :  Diduga Terlibat Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Cepat, Pasutri Asal Gorontalo Dijebloskan ke Penjara

Saat sekarang, proses pengajuan perubahan nama itu sudah mulai tahap penyusunan naskah akademik (NA). Tim dari Kemendagri dijadwalkan akan segera turun melakukan survei.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Siswahyudi Bintoro membenarkan adanya rencana perubahan nama tersebut. Bahkan, saat sekarang sudah tahap koordinasi intens dengan Kemendagri.

“Iya, rencananya akan berubah nama dari Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Diperkirakan Dihadiri 100 Ribu Jamaah, Ponpes Al-Amien Prenduan Siap Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234
Kawasan Cagar Budaya Asta Tinggi Terancam, Ansor Jatim dan TACB Sumenep Desak Pemerintah Tutup Permanen Tambang Galian C
Kabar Duka, Legislator PDI Perjuangan Sumenep Abd. Rahman Wafat 
PW Ansor Jatim Desak Polda Bongkar Aktor Intelektual Tambang Ilegal Asta Tinggi, Jangan Berhenti di Dua Tersangka
Lakpesdam-LPBH NU Sumenep Desak Penutupan 5 Tempat Hiburan, Wabup Janji Tak Tebang Pilih
Sumenep Jadi Panggung Lahirnya Bintang Voli Pasir Muda, Bupati Fauzi Bidik Atlet Tembus Nasional hingga Internasional
Hadiri Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara, Bupati Fauzi Apresiasi Polres Sumenep Jadi Pilar Penting Jaga Stabilitas Daerah
RSUDMA Sumenep Kantongi Program KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Ditarget Beroperasi Tahun Depan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WIB

Pemkab Usulkan Perubahan Nama Kabupaten Sumenep ke Kemendagri

Senin, 13 Juli 2026 - 02:22 WIB

Diperkirakan Dihadiri 100 Ribu Jamaah, Ponpes Al-Amien Prenduan Siap Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:22 WIB

Kawasan Cagar Budaya Asta Tinggi Terancam, Ansor Jatim dan TACB Sumenep Desak Pemerintah Tutup Permanen Tambang Galian C

Senin, 6 Juli 2026 - 03:33 WIB

Kabar Duka, Legislator PDI Perjuangan Sumenep Abd. Rahman Wafat 

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:11 WIB

PW Ansor Jatim Desak Polda Bongkar Aktor Intelektual Tambang Ilegal Asta Tinggi, Jangan Berhenti di Dua Tersangka

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Pamekasan saat rapat evaluasi bersama Disdikbud. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Butuh Percepatan, Serapan DAK PAUD Baru 27,61 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 - 04:30 WIB