RSUDMA Sumenep Kantongi Program KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Ditarget Beroperasi Tahun Depan

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep dr Erliyati. (DOK. KLIKMADURA)

Direktur RSUD dr H Moh Anwar Sumenep dr Erliyati. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) resmi ditetapkan sebagai penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) 2026 dari Kementerian Kesehatan RI.

Penetapan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan penyakit katastropik di Kabupaten Sumenep. Program itu juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan kepercayaan dari pemerintah pusat menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Menurutnya, program tersebut menjadi bukti bahwa rumah sakit daerah terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang lebih kuat.

Baca juga :  Pemkab Sumenep Siapkan Rp 7,5 Miliar Dana Hibah Kelembagaan

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mendapatkan Program KJSU dari Kementerian Kesehatan. Ini adalah amanah besar sekaligus bukti bahwa rumah sakit daerah mampu berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang lebih kuat dan berkualitas,” katanya, Jumat (26/6/2026).

Program KJSU merupakan agenda nasional yang difokuskan pada penguatan penanganan empat kelompok penyakit prioritas.

Keempatnya meliputi kanker, jantung, stroke, dan gangguan uronefrologi yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Melalui program tersebut, pemerintah memberikan dukungan berupa pembangunan gedung layanan, pengadaan peralatan kesehatan modern, hingga penguatan sumber daya manusia. Dukungan itu juga mencakup pemenuhan dokter spesialis sesuai kebutuhan layanan.

“Kebutuhan terhadap layanan tersebut semakin mendesak mengingat sebagian besar kasus kematian di Indonesia masih didominasi oleh penyakit tidak menular yang membutuhkan penanganan cepat dan fasilitas kesehatan yang memadai,” ujar dr. Erliyati.

Baca juga :  Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Cetak Sejarah Baru, Masyarakat Pulau Sepanjang Kini Nikmati Aliran Listrik

Menurutnya, pemerintah memberikan perhatian khusus agar layanan penyakit kritis semakin mudah dijangkau masyarakat. Kebijakan tersebut juga menjadi harapan bagi warga di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep yang selama ini masih bergantung pada rumah sakit di luar daerah.

“Karena itu pemerintah memberikan perhatian khusus melalui Program KJSU agar layanan kesehatan untuk penyakit-penyakit tersebut semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Saat ini, pembangunan gedung khusus KJSU di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar masih berlangsung. Fasilitas tersebut ditargetkan selesai sehingga layanan unggulan dapat mulai beroperasi penuh pada 2027.

Baca juga :  Bangkai Ikan Paus Raksasa Terdampar di Pulau Masakambing Sumenep

“Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, layanan unggulan KJSU akan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027,” terangnya.

Selain pembangunan infrastruktur, RSUDMA juga terus mempersiapkan sumber daya manusia. Layanan kanker dan uronefrologi telah didukung tenaga medis yang memadai, sementara dokter spesialis jantung masih menjalani pendidikan dan kebutuhan tenaga layanan stroke terus dipenuhi.

Dengan berbagai persiapan tersebut, masyarakat Sumenep diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke kota-kota besar untuk mendapatkan penanganan penyakit kritis.

Kehadiran layanan KJSU di RSUDMA diharapkan mempercepat akses pelayanan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami ingin seluruh pasien bisa memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan berkualitas di rumah sakit kebanggaan masyarakat Sumenep ini,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Kawasan Cagar Budaya Asta Tinggi Terancam, Ansor Jatim dan TACB Sumenep Desak Pemerintah Tutup Permanen Tambang Galian C
Kabar Duka, Legislator PDI Perjuangan Sumenep Abd. Rahman Wafat 
PW Ansor Jatim Desak Polda Bongkar Aktor Intelektual Tambang Ilegal Asta Tinggi, Jangan Berhenti di Dua Tersangka
Lakpesdam-LPBH NU Sumenep Desak Penutupan 5 Tempat Hiburan, Wabup Janji Tak Tebang Pilih
Sumenep Jadi Panggung Lahirnya Bintang Voli Pasir Muda, Bupati Fauzi Bidik Atlet Tembus Nasional hingga Internasional
Hadiri Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara, Bupati Fauzi Apresiasi Polres Sumenep Jadi Pilar Penting Jaga Stabilitas Daerah
Didesak Copot Sekdes Rangkap Kepala PAUD, Kadis DPMD Sumenep Langsung Layangkan Surat Panggilan
Laporan Sejak 2021, Kasus Dugaan Penyerobotan Pantai untuk Pelabuhan TUKS Masuk Gelar Perkara Kedua

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:22 WIB

Kawasan Cagar Budaya Asta Tinggi Terancam, Ansor Jatim dan TACB Sumenep Desak Pemerintah Tutup Permanen Tambang Galian C

Senin, 6 Juli 2026 - 03:33 WIB

Kabar Duka, Legislator PDI Perjuangan Sumenep Abd. Rahman Wafat 

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:11 WIB

PW Ansor Jatim Desak Polda Bongkar Aktor Intelektual Tambang Ilegal Asta Tinggi, Jangan Berhenti di Dua Tersangka

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:55 WIB

Lakpesdam-LPBH NU Sumenep Desak Penutupan 5 Tempat Hiburan, Wabup Janji Tak Tebang Pilih

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:11 WIB

Sumenep Jadi Panggung Lahirnya Bintang Voli Pasir Muda, Bupati Fauzi Bidik Atlet Tembus Nasional hingga Internasional

Berita Terbaru