PAMEKASAN || KLIKMADURA – Seorang pemuda berinisial MR (27) menjadi korban pembacokan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Peristiwa tersebut terjadi di jalan sekitar rumah korban, tepatnya di Dusun Rek Kerrek Laok II, Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (14/3/2025) malam.
Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Saat kejadian, korban keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor untuk menjemput ibunya di rumah pamannya.
Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba diserang dari belakang oleh pelaku berinisial A (27), warga Desa Campor, Kecamatan Proppo.
“Pelaku membacok korban dari arah selatan menggunakan senjata tajam jenis celurit,” katanya, Minggu (15/3/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, diantaranya luka di bahu kanan dan kiri, luka robek di lengan kiri, luka di bagian leher depan, serta luka di dada bagian atas.
“Usai kejadian, Korban masih dalam keadaan sadar dan warga langsung membawa korban ke IGD Puskesmas Proppo untuk segera mendapatkan penanganan Medis,” ujarnya.
Ipda Ivan mengaku, berdasarkan keterangan sementara, motif penganiayaan diduga dipicu oleh rasa cemburu. Korban juga mengaku sempat menerima ancaman dari pelaku sekitar satu bulan sebelum kejadian.
“Korban menyampaikan bahwa sebelumnya pernah mendapat ancaman. Selain itu, korban juga mengaku kerap disuruh-suruh oleh orang tua dari istri pelaku, yang diduga turut memperkeruh hubungan di antara keduanya,” ucapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta menindak pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Masih dalam proses kita lakukan penyelidikan lebih lanjut, kami akan tindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tandasnya. (ibl/nda)














