PAMEKASAN || KLIKMADURA – Suasana kampus Universitas Madura tampak semarak sejak pagi. Ribuan peserta memadati area kampus untuk mengikuti jalan sehat dan festival rujak corek yang menjadi rangkaian Dies Natalis ke-48 Unira, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor Unira Dr. Drs. Ec. Ghazali, MM didampingi jajaran wakil rektor. Selain jalan sehat, panitia juga menghadirkan bazar jajanan tradisional hingga santunan kepada fakir miskin di lingkungan kampus.
Ghazali menyampaikan, perayaan dies natalis tahun ini terasa lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab, rangkaian kegiatan yang digelar melibatkan masyarakat umum serta pelaku UMKM lokal.
“Jalan sehat ini memang menjadi agenda rutin dalam setiap dies natalis Unira. Tetapi tahun ini lebih ramai karena dipadukan dengan festival rujak corek dan bazar jajanan tradisional,” katanya.
Menurut dia, kegiatan jalan sehat bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan tersebut juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk mulai membiasakan pola hidup sehat di tengah gaya hidup modern yang semakin minim aktivitas fisik.
Peserta jalan sehat berasal dari berbagai kalangan. Mulai mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan hingga masyarakat umum. Rute yang dilalui juga tidak terlalu jauh, yakni di sekitar wilayah Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan.
“Rutenya memang dekat. Yang penting masyarakat bisa bergerak, berkeringat dan tubuh jadi lebih segar,” ujarnya.
Sementara itu, festival rujak corek menjadi salah satu pusat perhatian dalam kegiatan tersebut. Kuliner khas Madura itu dipilih sejalan dengan tema Dies Natalis ke-48 Unira yakni Teladan, Elaboratif, Dedikatif, Unggul dan Humanis (TEDUH).
Ghazali menegaskan, Unira ingin terus mendorong pengembangan sumber daya manusia lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Salah satunya melalui dukungan terhadap sektor UMKM dan ekonomi informal yang dinilai terbukti mampu bertahan di tengah krisis global.
“UMKM dan sektor ekonomi informal ini yang paling mampu bertahan dalam situasi krisis. Karena itu harus terus didukung dan dikembangkan,” tandasnya. (enk/nda)













