Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Kholilurrahman saat berada di peringgitan Mandhapa Agung Ronggosukowati (IQBAL KHAVEY MZ/KLIK MADURA).

Bupati Pamekasan Kholilurrahman saat berada di peringgitan Mandhapa Agung Ronggosukowati (IQBAL KHAVEY MZ/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Persoalan sengketa lahan di lingkungan pendidikan Kabupaten Pamekasan mulai bermunculan ke permukaan. Setelah kasus di SDN Tamberu 2, kini polemik serupa juga mencuat di SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan.

Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten Pamekasan bergerak melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang lahannya bermasalah.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan, persoalan sengketa lahan sekolah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sebab, jika terus dibiarkan berlarut-larut, yang paling dirugikan adalah para siswa.

Menurut dia, sekolah-sekolah yang masih terbelit persoalan lahan harus menjadi prioritas penyelesaian. Pemkab Pamekasan berupaya menekan jumlah sengketa agar tidak terus bertambah dan mengganggu proses pendidikan.

Baca juga :  Soroti Kepemilikan SHM di Pantai Jumiang, DPRD Pamekasan Segera Panggil Kades Tanjung

“Kami berusaha agar persoalan itu bisa banyak berkurang. Kalau semuanya bisa diselesaikan tentu lebih bagus,” ujarnya.

Saat ini, pemkab masih melakukan pendataan dan pemetaan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami persoalan penyegelan maupun sengketa lahan.

Pemerintah juga akan mempelajari tingkat persoalan masing-masing kasus sebelum menentukan langkah penyelesaian.

“Iya, dipelajari dulu semuanya supaya bisa diambil langkah-langkah yang tepat,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu berharap seluruh persoalan sengketa lahan sekolah dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan efektif tanpa dihantui konflik berkepanjangan.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Lepas 52 Peserta MTQ, Target Juara Umum di Jember

“Kalau terus seperti itu, kasihan anak didik kita. Semoga segera selesai,” tandasnya.
(enk/nda)

Berita Terkait

Sejumlah Fraksi DPRD Pamekasan Apresiasi Raihan WTP 13 Kali Berturut-turut, Tapi Ingatkan APBD Harus Lebih Menyentuh Rakyat
Temui Ribuan Relawan SPPG, Ketua DPRD Pamekasan Minta Standar Gizi MBG Jadi Prioritas
6.700 Relawan SPPG Kepung DPRD Pamekasan, Dukung Program MBG Dilanjutkan
Sidak Komisi II DPRD Pamekasan Berbuah Hasil, Distribusi Solar Nelayan Kembali Dibuka
Anggaran Proyek Pembangunan Puskesmas Bulangan Haji Tahap 2 Sebesar Rp 4,9 M Diusulkan Pakai DBHCHT 
DPRD Pamekasan Dorong Pengelolaan Keuangan Semakin Optimal
Tiga Hari Tanpa Solar, Nelayan Pamekasan Wadul Dewan
Membanggakan, Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:33 WIB

Sejumlah Fraksi DPRD Pamekasan Apresiasi Raihan WTP 13 Kali Berturut-turut, Tapi Ingatkan APBD Harus Lebih Menyentuh Rakyat

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Temui Ribuan Relawan SPPG, Ketua DPRD Pamekasan Minta Standar Gizi MBG Jadi Prioritas

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:22 WIB

6.700 Relawan SPPG Kepung DPRD Pamekasan, Dukung Program MBG Dilanjutkan

Kamis, 2 Juli 2026 - 04:12 WIB

Anggaran Proyek Pembangunan Puskesmas Bulangan Haji Tahap 2 Sebesar Rp 4,9 M Diusulkan Pakai DBHCHT 

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Pamekasan Dorong Pengelolaan Keuangan Semakin Optimal

Berita Terbaru