PAMEKASAN || KLIKMADURA – Menjelang Hari Raya Iduladha, suasana di peternakan kambing milik Haji Hasan di Desa Teja Timur mulai tampak berbeda. Deretan kandang yang biasanya penuh ternak, kini perlahan mulai kosong satu per satu karena tingginya permintaan hewan qurban.
Dalam beberapa pekan terakhir, para pembeli datang silih berganti untuk mencari kambing qurban. Tidak hanya warga sekitar Pamekasan, sejumlah pelanggan dari luar daerah juga mulai melakukan pemesanan lebih awal agar tidak kehabisan stok.
Di sela aktivitas memberi pakan ternak, Haji Hasan mengaku permintaan kambing qurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa. Bahkan, beberapa jenis kambing favorit sudah lebih dulu masuk daftar pesanan sebelum Iduladha tiba.
“Alhamdulillah, sekarang sudah banyak yang booking. Ada yang datang langsung ke kandang, ada juga yang pesan lewat telepon,” ujarnya.
Peternakan milik Haji Hasan kini mulai dikenal masyarakat sebagai salah satu tempat tujuan mencari hewan qurban. Selain kondisi hewan yang sehat dan terawat, pembeli juga bisa memilih langsung kambing sesuai kebutuhan dan anggaran.
Setiap pagi dan sore, aktivitas di area kandang terlihat semakin sibuk. Para pekerja membersihkan peternakan, menyiapkan pakan, hingga memastikan kondisi kambing tetap prima menjelang pengiriman kepada pembeli.
Suara kambing yang bersahutan di antara kandang, aroma jerami, hingga aktivitas tawar-menawar menjadi pemandangan yang hampir terjadi setiap hari di lokasi tersebut.
Menurut Haji Hasan, tren masyarakat membeli hewan qurban lebih awal mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain untuk menghindari kehabisan stok, pembeli juga ingin memastikan hewan yang dipilih benar-benar sesuai kriteria qurban.
“Biasanya makin dekat hari raya makin ramai. Kadang ada yang baru cari mendadak, tapi stok sudah menipis. Kambing di sini mulai harga Rp 1,7 juta hingga Rp 4,5 juta,” jelasnya.
Meski penjualan meningkat, perawatan hewan tetap menjadi prioritas utama. Kesehatan ternak dijaga ketat agar hewan qurban tetap layak dan memenuhi syariat.
Kini, menjelang puncak musim qurban, sebagian kandang di peternakan tersebut mulai terlihat kosong. Hal itu menjadi tanda bahwa hewan-hewan qurban perlahan sudah menemukan pemiliknya masing-masing.
Bagi sebagian masyarakat, membeli hewan qurban bukan sekadar transaksi tahunan. Ada harapan, doa, dan niat ibadah yang dipersiapkan sejak jauh hari. Di peternakan sederhana di Teja Timur itu, suasana menyambut Iduladha pun semakin terasa. (ila/nda)













