PWI Sumenep Dorong Korkab Rizky Sebut Nama Oknum Wartawan yang Diduga Terima Aliran Uang Haram BSPS

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Sumenep M. Syamsul Arifin. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua PWI Sumenep M. Syamsul Arifin. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Kabar adanya uang haram hasil pemotongan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Sumenep mengalir ke oknum wartawan memantik respons dari berbagai pihak. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep ikut geram dengan mencuatnya kabar tersebut.

Organisasi profesi wartawan itu mendorong Rizky Pratama selaku Korkab Program BSPS menyebut secara gamblang nama-nama oknum wartawan yang diduga ikut menikmati aliran uang haram tiu.

Ketua PWI Sumenep M. Syamsul Arifin mengatakan, mencuatnya kabar adanya oknum wartawan yang ikut menikmati uang hasil pemotongan BSPS sangat mengejutkan sekaligus memperihatinkan.

Baca juga :  Warga Sumenep Keberatan Progam Mudik Gratis Kemenhub Pakai Aplikasi Express Bahari Mobile

Sebab, jurnalis yang seharusnya menjadi benteng perilaku korup justru menjadi bagian dari tindak pidana tersebut.

Dengan demikian, Syamsul meminta agar identitas oknum wartawan yang disebut ikut menikmati uang haram itu dibeber ke publik. Harapannya, agar isu tersebut tidak semakin liar.

“Kami para jurnalis ikut geram dengan adanya isu ini. Maka dari itu, identitas oknum wartawan yang menerima aliran dana BSPS itu wajib disebut ke publik agar tidak semua wartawan di Sumenep dapat getahnya,” kata Syamsul.

Jurnalis Harian Bhirawa itu menegaskan, salah satu tugas wartawan adalah sebagai kontrol.

Baca juga :  Cegah Penyalahgunaan Dana Desa, Kejari Sumenep Massifkan Program Jaksa Jaga Desa

Jika ada oknum yang justru terlibat tindak pidana korupsi, maka oknum tersebut tidak layak berprofesi sebagai wartawan.

Syamsul juga mendorong agar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengusut tuntas skandal mega korupsi BSPS di Sumenep.

Bahkan, jika memang terbukti ada oknum wartawan yang terlibat, dia meminta dijatuhi hukuman berat.

“Jika terbukti ada oknum wartawan ikut terlibat menikmati uang hasil pemotongan BSPS, kami mendukung agar dihukum berat, karena selain merugikan negara dan penerima bantua, tindakan itu juga melukai hati insan pers,” katanya.

Baca juga :  Lestraikan Budaya Karapan Sapi Tanggha', 40 Pasang Sapi Adu Gagah di Desa Langsar

Untuk diketahui, Korkab BSPS Sumenep Rizky Pratama mulai buka-bukaan terkait skandal mega korupsi BSPS.

Dia menyebut, aliran dana hasil pemotongan bantuan tersebut mengalir ke sejumlah pihak. Di antaranya, pejabat di salah satu OPD, oknum anggota DPRD Sumenep dan oknum wartawan. (pw)

Berita Terkait

Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura
KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura
Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H
Nobar Film “Pesta Babi”, KOPRI PMII Sumenep Bongkar Dampak Investasi terhadap Lingkungan dan Ruang Hidup
Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis
Bupati Sumenep Ajak PCNU Bersinergi Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
Tangkap Ikan Pakai Trawl dan Dituduh Rusak Rumpon, Nelayan Branta Tinggi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 30 Juta

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:55 WIB

KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:49 WIB

Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:36 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:14 WIB

Nobar Film “Pesta Babi”, KOPRI PMII Sumenep Bongkar Dampak Investasi terhadap Lingkungan dan Ruang Hidup

Berita Terbaru

Opini

Catur, Reportoar dan Antiklimaks

Jumat, 5 Jun 2026 - 02:00 WIB