Puluhan Tahun Luput Dari Perhatian Pemerintah, Warga Desa Angkatan Patungan Perbaiki Jalan Rusak

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Apal, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep memperbaiki jalan secara swadaya. (MONIR FOR KLIKMADURA)

Warga Dusun Apal, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep memperbaiki jalan secara swadaya. (MONIR FOR KLIKMADURA)

KANGEAN || KLIKMADURA – Warga Dusun Apal, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep, terpaksa patungan dan memperbaiki jalan rusak secara mandiri.

Sebab, jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu sudah puluhan tahun dibiarkan rusak tanpa perbaikan dari pemerintah.

Aksi gotong royong itu berlangsung sejak Kamis (14/8/2025). Puluhan warga dari berbagai usia turun tangan. Ada yang membawa cangkul, sekop, dan gerobak dorong.

Ada yang mengangkut pasir dan semen. Bahkan, ibu-ibu ikut menyiapkan konsumsi untuk para pekerja.

“Kami tidak mau hanya menunggu bantuan. Semua ini murni inisiatif warga. Ada yang sumbang uang, ada yang sumbang pasir, semen, bahkan tenaga,” tutur Ustad Monir, tokoh masyarakat setempat.

Baca juga :  Alumni ITS Tolak Eksplorasi Migas di Kangean, Soroti Risiko Lingkungan dan Transparansi Izin

Jalan tersebut merupakan akses vital warga menuju pasar, sekolah, dan lahan pertanian. Kerusakannya cukup parah dan penuh lubang.

Bahkan, jalan bergelombang dan berubah menjadi kubangan saat hujan. Kondisi itu kerap membuat sepeda motor tergelincir dan mobil tersendat.

Kini, setelah gotong royong, permukaan jalan lebih rata dan layak dilalui. Anak sekolah bisa berangkat dengan aman, petani bisa mengangkut hasil panen tanpa drama, dan pedagang tak lagi khawatir barang bawaan tumpah.

Meski bangga dengan kebersamaan warganya, Ust Monir berharap pemerintah juga membuka mata. Sebab, pemerataan pembangunan infrastruktur wajib dilakukan oleh pemerintah.

Baca juga :  Diduga Cabuli Siswi, Oknum Guru di Kangean Dilaporkan ke Polisi

 “Jalan desa ini bukan hanya milik kami. Semoga pemerataan infrastruktur di desa lebih diperhatikan oleh pemerintah,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita
Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil
Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak
DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru
Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal di Sungai Nangka

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Berita Terbaru