Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz (pakai kopiah) saat menghadiri pelepasan bantuan 1 juta liter air bersih. (KLIKMADURA)

Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz (pakai kopiah) saat menghadiri pelepasan bantuan 1 juta liter air bersih. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Kekeringan yang melanda Kabupaten Sampang kian meluas. Dari total 14 kecamatan, tujuh di antaranya telah tercatat sebagai wilayah terdampak.

Di tengah ancaman krisis air bersih tersebut, Forum Sampang Sehat (FSS) bersama sejumlah pihak terus mengupayakan penyaluran bantuan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Komitmen itu ditandai dengan pelepasan bantuan program “Sejuta Liter Air Bersih” di Pendopo Agung Trunojoyo, Kamis (8/10/2026) sore. Program tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, FSS, SKK Migas Jabanusa, serta jajaran Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Wakil Bupati Sampang, Ahmad Mahfudz, menyebut tujuh kecamatan yang masuk dalam data kekeringan mencakup separuh wilayah administratif Kabupaten Sampang. Namun, kondisi sebenarnya di lapangan diperkirakan berpotensi lebih luas daripada data yang telah dihimpun.

“Saat ini dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang, terdapat tujuh kecamatan yang resmi terdata mengalami kekeringan. Angka ini mencakup setidaknya 50 persen wilayah Sampang, meski disinyalir kondisi riil kekeringan di lapangan bisa melebihi data tersebut,” kata Ahmad Mahfudz.

Baca juga :  Viral Balita Disebut Meninggal Akibat Keracunan Jajan, Begini Penjelasan Dinkes Pamekasan

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut langkah cepat agar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Distribusi bantuan pun perlu menjangkau wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat musim kemarau.

Melalui program Sejuta Liter Air Bersih, armada pengangkut air diberangkatkan untuk menyalurkan bantuan ke sejumlah titik terdampak. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang menghadapi kesulitan air bersih.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, mengatakan program tersebut merupakan hasil sinergi antara SKK Migas, KKKS, Forum Sampang Sehat, dan Pemkab Sampang.

Ia menegaskan, bantuan air bersih menjadi bentuk kepedulian industri hulu migas terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketika musim kemarau berkepanjangan mulai mengganggu ketersediaan air di sejumlah wilayah.

Baca juga :  Perlukah Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau Madura?

“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata hulu migas untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terhadap akses air bersih di tengah kondisi musim kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Sampang,” ujar Febrian.

Febrian menambahkan, dukungan industri hulu migas terhadap masyarakat tidak terbatas pada penyaluran bantuan air bersih. Pihaknya juga berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah agar keberadaan industri dapat memberikan manfaat lebih luas bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran industri hulu migas diharapkan tidak hanya berfokus pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas semata, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung untuk meningkatkan kapabilitas serta kualitas hidup warga setempat,” ungkapnya.

Baca juga :  Warga Sampang Wajib Waspada, Aksi Pencurian Sapi Mulai Terjadi

Sementara itu, Ahmad Mahfudz menilai penyaluran air bersih merupakan langkah penting untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. Namun, upaya tersebut perlu diimbangi dengan penyediaan infrastruktur air yang berkelanjutan agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.

Ia pun mendorong pembangunan embung dan tandon komunal di wilayah yang kerap mengalami kekurangan air. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menampung dan menjaga ketersediaan air bagi masyarakat.

Pelepasan armada bantuan dilakukan setelah rangkaian acara di Pendopo Agung Trunojoyo. Ditandai dengan pembacaan basmalah, armada pengangkut air bersih resmi diberangkatkan menuju sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang.

Melalui kolaborasi tersebut, penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus memperkuat upaya penanganan kekeringan di Kabupaten Sampang. (ali/nda)

Berita Terkait

Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang
Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik
Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal
Dapur MBG Ditutup Permanen, Satgas Sampang Ungkap Temukan Makanan Busuk hingga Masalah Sanitasi
25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober
138 Usulan Revitalisasi SD Sampang Tak Terealisasi, 7 Sekolah Malah Dapat Jalur Aspirasi
Pemkab Sampang Fasilitasi Kepulangan PMI Asal Rong Tengah dari Libya
14 Desa di Sampang Jadi Sasaran PAMSIMAS, Anggaran Rp7 Miliar Disiapkan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:19 WIB

25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober

Berita Terbaru