Berkat Kepemimpinan Visioner Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo, Warga Sumenep Nikmati Layanan Kesehatan Gratis hingga Luar Daerah

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fahrur Rosi, warga Desa Rombiya Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep saat dirawat di RSUD Smart Pamekasan usai menjalani operasi usus buntu. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

Fahrur Rosi, warga Desa Rombiya Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep saat dirawat di RSUD Smart Pamekasan usai menjalani operasi usus buntu. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis kembali membuahkan hasil nyata. Di bawah kepemimpinan Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo, masyarakat kini benar-benar merasakan kemudahan akses pelayanan medis tanpa terbebani biaya.

Salah satu kisah nyata datang dari Fahrur Rozi (29), warga Desa Rombiya Barat, Kecamatan Ganding. Pemuda tersebut sempat diliputi kekhawatiran saat divonis menderita usus buntu dan harus menjalani operasi di RSUD Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan. Biaya operasi yang tidak sedikit sempat membuatnya cemas.

Namun, berkat program Universal Health Coverage (UHC) yang digagas Pemerintah Kabupaten Sumenep, Fahrur akhirnya bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.

Baca juga :  PT. MBK Ventura Bersama Baznas Salurkan Zakat untuk 70 Anak Yatim dan Gelar Literasi Keuangan

“Awalnya saya sangat khawatir dengan biaya. Tapi ternyata bisa ditanggung melalui program UHC. Operasi berjalan lancar dan sekarang saya sudah sehat,” ungkapnya.

Ia mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Fauzi yang dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya, tanpa program tersebut, masyarakat kecil akan kesulitan mengakses layanan rumah sakit.

“Terima kasih kepada Bupati Sumenep yang sudah memperjuangkan layanan kesehatan gratis. Ini sangat membantu masyarakat seperti saya,” tambahnya.

Fahrur juga berharap program UHC tetap dipertahankan dan terus diperkuat. Ia menilai, keberlanjutan program tersebut sangat penting mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan jaminan kesehatan.

Baca juga :  Dana BOS Belum Cair, Kepala Sekolah Terpaksa Ngutang

Sementara itu, Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo sebelumnya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh warga Sumenep.

Melalui program UHC, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan di dalam daerah, tetapi juga bisa mengakses fasilitas kesehatan di luar daerah.

“Dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar program tersebut terus berjalan dan memberikan manfaat luas,” katanya.

Dengan konsistensi kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep membuktikan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar program, melainkan bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat. (nda)

Berita Terkait

Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep
Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan
Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura
KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura
Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H
Nobar Film “Pesta Babi”, KOPRI PMII Sumenep Bongkar Dampak Investasi terhadap Lingkungan dan Ruang Hidup

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:12 WIB

Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:54 WIB

Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:04 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:55 WIB

KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura

Berita Terbaru