KKN UTM Kelompok 32 Hadirkan SIPINTAR di Aeng Tongtong, Ajak Warga Olah Limbah Jadi Pupuk Organik

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) foto bersama masyarakat. (KLIKMADURA)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) foto bersama masyarakat. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menghadirkan program SIPINTAR (Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Inovasi Alat Tabur Pupuk Pertanian) di Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Sumenep Jumat (17/7/2026).

Program tersebut menjadi upaya nyata mahasiswa dalam mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai cara mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan alat tabur pupuk sederhana berbahan pipa PVC yang dirancang agar lebih praktis, efisien, dan mudah digunakan oleh para petani.

Baca juga :  Dualisme Organisasi Kepala Desa, Aktivis Kritik Sikap Bupati Pamekasan

Pelaksanaan program dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi pembuatan pupuk organik cair, praktik penggunaan alat tabur pupuk, hingga sesi diskusi bersama masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka selama kegiatan berlangsung, baik saat praktik maupun sesi tanya jawab.

Salah satu anggota KKN Kelompok 32 UTM mengatakan, SIPINTAR dirancang sebagai inovasi sederhana yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Program tersebut diharapkan mampu mengurangi limbah rumah tangga sekaligus membantu petani memperoleh alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan.

“Melalui SIPINTAR, kami ingin memberikan inovasi yang mudah diterapkan oleh masyarakat. Harapannya, limbah organik rumah tangga tidak lagi menjadi sampah, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair yang ramah lingkungan, didukung dengan alat tabur pupuk sederhana yang membantu meningkatkan efisiensi pekerjaan petani,” ujarnya.

Baca juga :  Waspada!! Kampung Tapakerbau Gersik Putih Sering Dilanda Banjir Rob

Salah seorang peserta mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, masyarakat kini memiliki alternatif untuk memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik, sekaligus mengenal alat tabur pupuk yang lebih praktis digunakan di lahan pertanian.

Melalui program SIPINTAR, KKN Kelompok 32 Universitas Trunojoyo Madura berharap inovasi sederhana tersebut dapat terus diterapkan masyarakat.

Dengan demikian, pertanian ramah lingkungan dapat berkembang sekaligus mendorong terwujudnya desa yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. (nda)

Berita Terkait

Pulau Saobi Gelap Gulita Akibat PLTS Tak Beroperasi Normal, Nelayan hingga Siswa Terdampak
Gagahi Perempuan 17 Tahun, Polresta Sumenep Tangkap Pria 41 Tahun 
Pertamina Urat Nadi Kehidupan Warga Kepulauan
Geger! Warga Batang-Batang Sumenep Temukan Mayat Perempuan Terbakar di Tegalan
311 Pil Y Diamankan di Gapura Sumenep, Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Okerbaya
Refleksi Maulid Nabi, Rektor UIM Ajak Civitas Akademika Teladani Akhlak Rasulullah
Polresta Sumenep Gelar Mutasi Besar-besaran, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Diganti
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polresta Sumenep Bekuk 7 Tersangka dan Sita 5,5 Gram Sabu

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:28 WIB

Pulau Saobi Gelap Gulita Akibat PLTS Tak Beroperasi Normal, Nelayan hingga Siswa Terdampak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:39 WIB

Gagahi Perempuan 17 Tahun, Polresta Sumenep Tangkap Pria 41 Tahun 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Pertamina Urat Nadi Kehidupan Warga Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Sumenep Temukan Mayat Perempuan Terbakar di Tegalan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:24 WIB

311 Pil Y Diamankan di Gapura Sumenep, Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Okerbaya

Berita Terbaru