SUMENEP || KLIKMADURA – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Wiraraja (Unija) Madura menggelar pembukaan The Spectrum of Madurese Arts (SOMA) di Pendopo Agung Sumenep, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut bukan sekadar pameran karya mahasiswa. Tetapi, rangkaian panjang proses akademik yang telah berlangsung sejak April 2026 dan akan ditutup dengan seminar nasional.
Kepala Program Studi DKV Universitas Wiraraja, Anis Kurli,. S.Ikom,. M.Med,.Kom menjelaskan, SOMA menjadi wadah implementasi pembelajaran mahasiswa yang dikemas melalui berbagai kegiatan kreatif dan pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan itu meliputi pameran karya mahasiswa, program pemberdayaan pelaku UMKM, hingga penyusunan e-book tentang keris Madura.
“SOMA merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah kami laksanakan sejak April. Diawali dengan pameran karya mahasiswa, pemberdayaan UMKM, penyusunan e-book tentang keris Madura, dan nantinya akan ditutup dengan seminar nasional. Seluruh rangkaian ini menjadi bentuk implementasi proses akademik yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Anis.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Wiraraja, Dr. Mujib Hannan, berharap SOMA tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan terus berlanjut sebagai gerakan akademik yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa yang selaras dengan capaian pembelajaran dalam regulasi pendidikan tinggi.
Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan teknologi, keterampilan, serta mampu menghasilkan karya yang bernilai ekonomi.
“Kami berharap SOMA menjadi kegiatan yang berkelanjutan dengan cita-cita memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumenep. Ini merupakan rangkaian proses akademik mahasiswa yang sejalan dengan capaian pembelajaran sesuai Permendikti, yakni mahasiswa harus menguasai teknologi dan keterampilan,” katanya.
Menurut Dr. Mujib Hannan, kegiatan tersebut juga memiliki dampak ekonomi melalui pengembangan ekonomi kreatif. Dengan demikian, dia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Rangkaian SOMA akan ditutup dengan seminar nasional bertema ‘Menguatkan Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Kabupaten Sumenep’,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh elemen, khususnya generasi muda Madura, untuk menjadikan SOMA sebagai gerakan bersama dalam melahirkan karya-karya kreatif yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah.
“Mari jadikan SOMA sebagai gerakan anak muda Madura untuk bangga berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat Sumenep,” pungkasnya. (nda)













